- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Kapolda Sumut Ikuti Gerakan 1.000 Tanda Tangan Gebyar Keselamatan Korlantas

Keterangan Gambar : Gebyar Keselamatan Korlantas Polri yang digelar Polda Sumut di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (3/8)
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Gebyar Keselamatan Korlantas Polri yang digelar Polda Sumut di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (3/8), sukses terlaksana.
Kegiatan bersama Korlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, Pj Gubsu Agus Fatoni, Dirut PT Jasa Raharja Rivan serta para komunitas sepeda motor, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengikuti gerakan 1.000 tanda tangan.
Dalam kegiatan Gebyar Keselamatan itu Korlantas Polri mengajak warga Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk tertib berlalu lintas untuk mengurangi angka kecelakaan. Pasalnya, Kota Medan peringkat ketujuh se-Indonesia tertinggi angka kecelakaan yang menelan korban jiwa maupun luka.
"Medan menjadi ranking ke-7 seluruh Indonesia. Dari data kita, setiap 3 jam ada menelan korban akibat terjadi lakalantas. Artinya ada kepala rumah tangga yang meninggal dunia. Jadi Medan menjadi salah satu sasaran kita," ucap Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan.
Lanjut Aan, Kota Medan merupakan kota yang kelima diadakannya Gebyar Keselamatan ini. Kegiatan ini dilakukan karena meningkatnya angka kecelakaan belakangan ini. Dimana berdasarkan data Tahun 2022 ada 152 ribu lebih kecelakaan lalu lintas dan ada 27 ribu lebih korban.
"Berangkat dari situ kita bergerak untuk melakukan perubahan melakukan gebyar keselamatan untuk mengingat kan seluruh masyarakat Indonesia betapa pentingnya keselamatan lalu lintas ini," tambahnya," ujarnya
Selain kehilangan nyawa, Aan menuturkan kecelakaan lalulintas juga menelan kerugian ekonomi, dan berpotensi munculnya kemiskinan yang baru. "Karena paling besar korban lakalantas adalah kaum pria yang merupakan tulung punggung keluarga," tuturnya.
Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat tertib berlalulintas guna menekan angka kecelakaan. "Mari kita semarakkan dan sosialisasikan edukasi kepada masyarakat tentang tertib lalu lintas. Karena kecelakaan didasari dari pelanggaran lalu lintas," pungkasnya. (sp)





































.jpg)












