- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Jelang Lebaran, Warga Anambas Sambut Baik Program GPM

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas melalui Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (DPPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Acara tersebut dilaksanakan di Halaman Depan Kantor DPPP Kabupaten Kepulauan Anambas pada Senin, 17 Maret 2025.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., yang kesempatan itu membuka acara tersebut mengatakan bahwa ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam membantu meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan harga bahan pokok pangan yang murah tetapi berkualitas.
"Terimakasih atas sinergitas dan kolaborasi dari semua pihak yang mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik. Ini komitmen kita pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat," ucap Raja Bayu.
Selain menstabilisasi harga pasokan bahan pangan, GPM ini juga sangat efektif dalam menekan laju inflasi harga komoditas bahan pokok di daerah sehingga lebih terjangkau oleh masyarakat.
"GPM ini juga dapat menekan laju inflasi di daerah sehingga perputaran roda perekonomian dapat berjalan dengan baik. Masyarakat dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau," sebutnya.
Maka dari itu, Raja Bayu pun mengajak masyarakat untuk dapat bersinergi membangun dan mengembangkan segala potensi pertanian dan pangan lokal sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor pangan serta memperkuat ekonomi lokal.
"Kami mengajak masyarakat untuk bisa bersama-sama bersinergi membangun potensi pertanian dan pangan yang ada. Ini dapat memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan impor kita di Anambas," imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala DPPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Rovaniyadi dalam laporannya menyampaikan beberapa bahan pokok yang dijual dalam program GPM tersebut.
"Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah," terangnya.
Adapun bahan pokok yang dijual dalam GPM tersebut diantaranya, Beras Merk SPHP 5 Kg dengan harga Rp 59.000, Telur Ayam Lokal (perpapan) Rp 59.000, Tepung Tulip per Kg Rp 16.000, Minyak Goreng Merk Sunco 2 Liter Rp 40.000, Bawang Merah per Kg Rp 25.000, Bawang Putih per Kg Rp 37.000 dan Cabai Rawit per Kg Rp 80.000.
Dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) ini juga dijual beberapa jenis sayur-sayuran yang diperoleh langsung dari masyarakat petani lokal. (Red).
















































