- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Harga Sapi di Anambas Naik Rp 3 juta Hingga Rp 4 Juta Perekor, Ini Alasannya

Keterangan Gambar : Warga Tarempa Timur, Ruslan pemilik peternakan ketika di wawancara awak media, Kamis (1/6/2023)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang Idul Adha (Lebaran Haji) pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, hewan Sapi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Seorang warga Desa Tarempa Timur, Ruslan yang mempunyai peternakan sapi mengatakan bahwa ditahun ini harga sapi mendadak naik dimana sapi yang biasanya dijual dengan kisaran harga Rp.15.000.000 sampai Rp.16.000.000 perekor sekarang menjadi Rp.17.000.000 sampai Rp. 21.000.000 perekor.
" Ada kenaikan harga berkisar tiga atau empat juta perekor, karena bukan hanya dari Kabupaten Natuna dan Anambas saja yang membutuhkan tetapi dari Provinsi juga mengambil sapi dari pulau-pulau ini, makanya itu terjadi kelonjakan harga," ucap Ruslan saat diwawancarai oleh awak media ini pada Kamis, 01 Mei 2023.
Ruslan juga mengatakan, bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga sapi ini yaitu, biaya transportasi dimana biasanya Rp.600.000 sekarang menjadi Rp.1.000.000 perekornya, Kemudian biaya perawatan dimana Dirinya harus membayar pekerja untuk memberi pakan sapi tersebut Rp. 3.000.000 perbulannya untuk satu orang pekerja.
" Satu orang itu kita gaji paling rendah Rp. 3 juta untuk satu bulan," jelas Ruslan.
Untuk total sapi di peternakan Ruslan ada 31 ekor yang akan dikurbankan pada saat perayaan hari raya Idul Adha nanti di Kabupaten Kepulauan Anambas.(Johanda)
















































