- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Gudang Diduga Pengoplosan Minyak dan Gas Elpiji Mulus Beroperasi Belum Tersentuh Hukum

MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Oknum mafia minyak bersubsidi dan Gas Elpiji bersubsidi terpantau masih terus eksis dan lancar beroperasi di Marelan, ironisnya belum satupun oknum mafia pengoplosan BBM dan Gas Elpiji bersubsidi tersebut tersentuh hukum.
Pantauan awak media langsung dilokasi tersebut Jumat, (7/2/2025) sekira pukul 17.00 WIB tepatnya di Jala Empat, Gang Sanjaya, Lingkungan 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, terlihat ada mobil tangki pengangkut BBM masuk ke gudang 88 berwarna hijau yang diduga dijadikan tempat penyimpanan Gas Elpiji dan BBM jenis minyak solar yang diduga dibackup oknum anggota Marinir inisial Koptu HR dan Serda HM.
“Disini memang tempat minyak oplosan bang, sudah lama beroperasi, sangat aman karena dijaga oknum TNI,” ucap salah satu warga sekitar yang namanya minta tidak dipublikasikan saat diminta keterangan.
Aktivitas gudang tersebut sudah menjadi sorotan tajam berbagai media, namun sampai saat ini para oknum mafia BBM bersubsidi dan gas elpiji masih terus beroperasi.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Belawan AKBP Janton Silaban, SH, S.I.K., M.K.P., melalui WA nya namun belum menjawab alias hinggga beberapa waktu ditunggu.
Masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya pihak Poldasu dan Pomdam I Bukit Barisan agar bertindak tegas dengan menangkap dan melakukan sidak oknum diduga anggota Marinir yang diduga terlibat melindungi usaha para oknum mafia.
Masih dari info masyarakat, gudang gas elpiji dan BBM didugamilik Oknum M dan H, (r/HM/Tim)red

















































