- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Gudang Diduga Pengoplosan Minyak dan Gas Elpiji Mulus Beroperasi Belum Tersentuh Hukum

MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Oknum mafia minyak bersubsidi dan Gas Elpiji bersubsidi terpantau masih terus eksis dan lancar beroperasi di Marelan, ironisnya belum satupun oknum mafia pengoplosan BBM dan Gas Elpiji bersubsidi tersebut tersentuh hukum.
Pantauan awak media langsung dilokasi tersebut Jumat, (7/2/2025) sekira pukul 17.00 WIB tepatnya di Jala Empat, Gang Sanjaya, Lingkungan 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, terlihat ada mobil tangki pengangkut BBM masuk ke gudang 88 berwarna hijau yang diduga dijadikan tempat penyimpanan Gas Elpiji dan BBM jenis minyak solar yang diduga dibackup oknum anggota Marinir inisial Koptu HR dan Serda HM.
“Disini memang tempat minyak oplosan bang, sudah lama beroperasi, sangat aman karena dijaga oknum TNI,” ucap salah satu warga sekitar yang namanya minta tidak dipublikasikan saat diminta keterangan.
Aktivitas gudang tersebut sudah menjadi sorotan tajam berbagai media, namun sampai saat ini para oknum mafia BBM bersubsidi dan gas elpiji masih terus beroperasi.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Belawan AKBP Janton Silaban, SH, S.I.K., M.K.P., melalui WA nya namun belum menjawab alias hinggga beberapa waktu ditunggu.
Masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya pihak Poldasu dan Pomdam I Bukit Barisan agar bertindak tegas dengan menangkap dan melakukan sidak oknum diduga anggota Marinir yang diduga terlibat melindungi usaha para oknum mafia.
Masih dari info masyarakat, gudang gas elpiji dan BBM didugamilik Oknum M dan H, (r/HM/Tim)red
















































