- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Diduga Paksa Kepling Menangkan Pilkada Medan, Rico Waas Minta Diperiksa

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Waas usai menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Pilkada Serentak 2024 telah usai dan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih untuk Kota Medan telah resmi ditetapkan oleh KPU Medan pada 10 Februari 2025. Namun, tensi politik belum sepenuhnya mereda.
Dunia maya kembali dihebohkan oleh kemunculan sebuah video yang menampilkan dugaan keterlibatan sejumlah kepala lingkungan (Kepling) dalam pemenangan salah satu kandidat, yaitu Rico Waas.
Video berdurasi singkat itu kembali beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan hangat publik.
Dalam rekaman yang diambil di sebuah warung, terdengar percakapan yang menyiratkan adanya dugaan perintah dari Kepling untuk mendukung pasangan Rico-Zaki.
"Bapak ada instruksi dari Kepling?" tanya seseorang dalam video tersebut.
"Ada, kalau ngga ada perintah, gak mungkin naik itu, kita bantulah, kita rame di sini," jawab seorang pria yang turut mengenakan kaos kampanye bertuliskan Rico-Zaki.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang mengenai isi dan konteks video tersebut, publik menyerukan agar seluruh aparat pemerintahan, termasuk para Kepling, tetap menjaga netralitas dalam setiap proses demokrasi, khususnya saat Pemilihan Kepala Daerah.
Menanggapi mencuatnya kembali video kontroversial itu, wartawan mencoba mengonfirmasi langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Triputra Waas.
Momen itu terjadi usai Rico menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
Sesaat setelah berbincang dengan mantan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, Rico yang tengah bersiap meninggalkan lokasi sempat dicegat oleh awak media.
Ketika dimintai tanggapan atas video yang kini kembali viral tersebut, ia menjawab singkat namun tegas.
"Ya diperiksa saja," ucapnya sambil berjalan menuju mobil dinasnya.
Pernyataan singkat itu justru memantik reaksi lebih besar dari publik yang menanti kejelasan dan ketegasan sikap dari pihak berwenang terhadap dugaan yang mencuat. Kini, publik menanti langkah lebih lanjut dari instansi terkait untuk menelusuri kebenaran isi video tersebut.(SP)
















































