- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Diduga Paksa Kepling Menangkan Pilkada Medan, Rico Waas Minta Diperiksa

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Waas usai menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Pilkada Serentak 2024 telah usai dan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih untuk Kota Medan telah resmi ditetapkan oleh KPU Medan pada 10 Februari 2025. Namun, tensi politik belum sepenuhnya mereda.
Dunia maya kembali dihebohkan oleh kemunculan sebuah video yang menampilkan dugaan keterlibatan sejumlah kepala lingkungan (Kepling) dalam pemenangan salah satu kandidat, yaitu Rico Waas.
Video berdurasi singkat itu kembali beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan hangat publik.
Dalam rekaman yang diambil di sebuah warung, terdengar percakapan yang menyiratkan adanya dugaan perintah dari Kepling untuk mendukung pasangan Rico-Zaki.
"Bapak ada instruksi dari Kepling?" tanya seseorang dalam video tersebut.
"Ada, kalau ngga ada perintah, gak mungkin naik itu, kita bantulah, kita rame di sini," jawab seorang pria yang turut mengenakan kaos kampanye bertuliskan Rico-Zaki.
Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak berwenang mengenai isi dan konteks video tersebut, publik menyerukan agar seluruh aparat pemerintahan, termasuk para Kepling, tetap menjaga netralitas dalam setiap proses demokrasi, khususnya saat Pemilihan Kepala Daerah.
Menanggapi mencuatnya kembali video kontroversial itu, wartawan mencoba mengonfirmasi langsung kepada Wali Kota Medan, Rico Triputra Waas.
Momen itu terjadi usai Rico menghadiri perayaan ulang tahun Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di gedung DPRD Sumut pada Selasa, 15 April 2025.
Sesaat setelah berbincang dengan mantan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, Rico yang tengah bersiap meninggalkan lokasi sempat dicegat oleh awak media.
Ketika dimintai tanggapan atas video yang kini kembali viral tersebut, ia menjawab singkat namun tegas.
"Ya diperiksa saja," ucapnya sambil berjalan menuju mobil dinasnya.
Pernyataan singkat itu justru memantik reaksi lebih besar dari publik yang menanti kejelasan dan ketegasan sikap dari pihak berwenang terhadap dugaan yang mencuat. Kini, publik menanti langkah lebih lanjut dari instansi terkait untuk menelusuri kebenaran isi video tersebut.(SP)

















































