- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Diduga Bocor, Embung Desa Nyamuk Kurang Optimal

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Diduga ada kebocoran pada konstruksi bangunan embung air baku Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, mengakibatkan embung tersebut tidak dapat berfungsi optimal. Padahal embung tersebut merupakan salah satu penampungan air untuk cadangan air warga.
Dikutip dari salah satu sumber, embung tersebut dibangun oleh kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV pada tahun 2021, tidak berfungsi optimal serta mengalami kebocoran pada dinding dan lantai.
Melihat kondisi Embung tersebut Camat Siantan Timur, Lilik Widodo mengatakan akan bersurat kepada Bupati dan menyemburkan kepada Dimas Pekerjaan Umum.
Lilik juga berharap Dimas Pekerjaan Umum dapat berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai atau pihak pihak terkait agar segera melakukan pemeliharaan dan perbaikan.
"Kami berharap keluhan masyarakat Desa Nyamuk dapat segera ditindaklanjuti, sehingga dilakukan pemeliharaan dan perbaikan., dengan begitu embung ini dapat berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat." ucap Lilik Widodo, Kamis (05/02/2021)
Selain terjadinya kebocoran pada konstruksi bangunan embung, Lilik juga mengungkapkan hasil pengamatannya di lokasi, yang mana posisi selang inlet menuju bak tampung berada diatas permukaan air menjadikan air justru terbuang.
Saat dikonfirmasi dengan kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna mengatakan akan segera melakukan survei ke lapangan dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai wilayah IV Sumatera.
"Kita akan lakukan survei, kemudian kita akan berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera wilayah aw, " Jawab Andi Guna saat ditemui awak media Jumat (06/02/2026).

















































