- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Diduga Bocor, Embung Desa Nyamuk Kurang Optimal

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Diduga ada kebocoran pada konstruksi bangunan embung air baku Desa Nyamuk, Kecamatan Siantan Timur, mengakibatkan embung tersebut tidak dapat berfungsi optimal. Padahal embung tersebut merupakan salah satu penampungan air untuk cadangan air warga.
Dikutip dari salah satu sumber, embung tersebut dibangun oleh kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV pada tahun 2021, tidak berfungsi optimal serta mengalami kebocoran pada dinding dan lantai.
Melihat kondisi Embung tersebut Camat Siantan Timur, Lilik Widodo mengatakan akan bersurat kepada Bupati dan menyemburkan kepada Dimas Pekerjaan Umum.
Lilik juga berharap Dimas Pekerjaan Umum dapat berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai atau pihak pihak terkait agar segera melakukan pemeliharaan dan perbaikan.
"Kami berharap keluhan masyarakat Desa Nyamuk dapat segera ditindaklanjuti, sehingga dilakukan pemeliharaan dan perbaikan., dengan begitu embung ini dapat berfungsi optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat." ucap Lilik Widodo, Kamis (05/02/2021)
Selain terjadinya kebocoran pada konstruksi bangunan embung, Lilik juga mengungkapkan hasil pengamatannya di lokasi, yang mana posisi selang inlet menuju bak tampung berada diatas permukaan air menjadikan air justru terbuang.
Saat dikonfirmasi dengan kepala Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Kepulauan Anambas, Andiguna mengatakan akan segera melakukan survei ke lapangan dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai wilayah IV Sumatera.
"Kita akan lakukan survei, kemudian kita akan berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera wilayah aw, " Jawab Andi Guna saat ditemui awak media Jumat (06/02/2026).
















































