- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Densus 88 Anti Teror Tangkap 12 Terduga Teroris

Keterangan Gambar : Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. /dok Humas Polri
KORANBATAM.COM - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengkonfirmasi kalau tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap 12 terduga teroris. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan, seluruh penangkapan itu terjadi di wilayah Jawa Timur.
“Dalam operasi penangkapan di Jawa Timur, tim Densus 88 menangkap 12 orang terduga teroris,” ujar Irjen Argo, Jumat (26/2/2021).
Argo belum bersedia membeberkan info lebih lanjut perihal penangkapan ini. Dia akan segera merilisnya secara lengkap dalam waktu dekat.
“Nanti untuk lengkapnya akan dirilis secara resmi,” tandasnya.
Sebelumnya, Densus 88 Antiteror menangkap warga Desa Banjar Arum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Pria berinisial AYR tersebut, terduga teroris.
Penangkapan terduga teroris itu dibenarkan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malang, AKBP Hendri Umar.
“Benar, ada penangkapan (oleh Densus 88),” kata Hendri seperti dilansir detikcom, Jumat (26/2).
Sementara itu, Densus 88 juga meringkus terduga teroris di Sidoarjo siang tadi. Penggeledahan rumah terduga teroris tersebut membuat tetangga kaget.
Terduga teroris itu berinisial BR (55). Ia tinggal di Perumahan Taman Puspa Sari, Desa Klurak, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Sehari-hari ia menjual busana Muslim. BR baru satu bulan tinggal di Perumahan tersebut.
Candra, Ketua Rukun Tetangga (RT) 27/RW 06, Perumahan Taman Puspa Sari, mengatakan, BR ditangkap siang tadi di depan pintu masuk perumahan.
“Dari keterangan warga, terduga teroris ditangkap di depan Perumahan Taman Puspa Sari sekitar pukul 10.50 WIB,” kata Candra di perumahan tersebut.
Sumber: detikcom





































_jpg.jpg)

.jpg)













