- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Bupati Kepulauan Anambas audiensi dengan Kementerian Perdagangan

Keterangan Gambar : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat audiensi dengan Kementerian Perdagangan.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Disambut langsung oleh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Bapak Sri Nugy Atmanto, Bupati Aneng audiensi dengan kementerian perdagangan.
Audiensi yang digelar di jakarta pada Rabu (21/07/2026) itu membahas rencana revitalisasi pasar inpres, dan lanjutan pengerjaan pasar loka, serta penambahan kuota reeferkontainer tol laut dari pemerintah pusat.
Audiensi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat agar lebih representatif, tertata, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan serta daya saing perdagangan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memaparkan kondisi eksisting Pasar Inpres dan Pasar Loka yang saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan fasilitas. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kenyamanan pedagang dan masyarakat sebagai pengguna pasar.
Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas berharap adanya dukungan dari Pemerintah Pusat melalui program revitalisasi pasar rakyat guna meningkatkan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan pedagang dan masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.
Selain membahas revitalisasi pasar, Pemerintah Daerah juga menyampaikan usulan penambahan kuota reefer container pada program Tol Laut. Usulan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya ketersediaan reefer container yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk mendukung distribusi komoditi, khususnya komoditas pangan segar seperti ayam beku dan hasil perikanan, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
Penambahan kuota reefer container diharapkan dapat menjaga kualitas produk, stabilitas pasokan, serta kelancaran distribusi logistik ke wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah kepulauan.
"Dengan audiensi ini kita harap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pengembangan sektor perdagangan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Kepulauan Anambas,"ujar Aneng.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyambut baik masukan dan usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pihak Kementerian Perdagangan mendorong Pemerintah Daerah untuk melengkapi data serta dokumen pendukung sebagai bahan kajian lebih lanjut, sekaligus mengajak Pemerintah Daerah untuk lebih aktif mengawal dan mengawasi pelaksanaan proyek yang bersumber dari Pemerintah Pusat.
Dalam pertemuan tersebut, sekda Sahtiar serta beberapa kepala OPD turut hadir mendampingi Bupati Aneng. (Ferengki)

















































