- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Bentuk Perhatian, Amsakar Sapa Pasien OTG saat Berolahraga

Keterangan Gambar : Dari luar pagar, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyapa pasien tanpa OTG.
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyempatkan diri menyapa pasien tanpa gelaja (Orang Tanpa Gejala/ OTG). Hal itu dilakukan Amsakar sebelum masuk ke kantor.
“Ini bentuk perhatian kita agar masyarakat tetap semangat dalam menjalani karantina di Asrama Haji,” ujar Amsakar, Kamis (3/6/2021).
Amsakar mengaku, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi Covid-19 sendiri. Ia menegaskan, sejumlah jadwal aktivitas pasien sudah disusun.
“Pagi kita ajak olahraga, layanan lain juga diberikan agar masyarakat yang sedang dikarantina tetap nyaman dan tetap bahagia,” katanya.
Amsakar pun menegaskan, langkah pemerintah melaksanakan karantiana mandiri terpadu di Asrama Haji tersebut guna menekan penyebaran Covid-19. Dengan begitu, pemerintah juga akan lebih mudah merawat warganya.
“Semoga langkah kita ini sebagai ikhtiar bersama melawan Covid-19,” katanya.
Amsakar juga mengatakan, pihaknya sedang mencari 73 relawan tenaga medis untuk ditempatkan di Asrama Haji. Relawan yang dibutuhkan yakni tenaga medis untuk kategori perawat, analis laboratorium dan dokter umum.
“Sekarang sudah ada petugas kita siapkan. Namun dengan jumlah pasien tinggi, kita mencari relawan untuk menangani pasien Covid-19 tanpa gejala yang menjalani karantina terpadu,” katanya.
Hingga kemarin, sudah ada lima dokter yang bersedia. Jika ada yang berminat menjadi relawan syaratnya di antaranya, memiliki surat tanda registrasi (STR) di masing-masing bidang dan berusia maksimal 35 tahun.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan, hingga Selasa (1/6) lalu, ada 554 pasien OTG yang dikarantina di Asrama Haji. Semuanya, kata dia, dalam pemantauan pemerintah demi mempercepat penanganan Covid-19 dan menghentikan penularan.






































.jpg)












