- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Begini Tipsnya Menghindari Kerugian Saat Beli Sparepart Keendaraan

Keterangan Gambar : Salahsatu keendaraan sedang diperbaiki (ilustrasi)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Untuk mengantisipasi agar jangan tertipu oleh oknum montir nakal, sebaiknya sebelum mengganti sparepart yang diminta karena rusak harus mengecek terlebih dahulu harga standar pasaran. Semua jenis sparepart sudah ada di laman berbagai website bahkan website resmi perusahaan onderdil itu.
Seperti pengelaman salahsatu pemilik mobil, Ricardo mengaku hampir saja tertipu harga onderdil mobilnya ketika diminta oleh montir untuk diganti. Saat ini salahsatu sparepart itu dibanderol Rp 900 ribu namun saat itu langsung dicek di internet ternyata hanya Rp 400 ribu saja.
"Beruntung saat itu saya cek harganya di internet dan bengkel itu tak bisa berkutik karena harga yang sangat jauh berbeda padahal merk onderdilnya sama," kata Ricardo kepada media ini, Kamis(9/6/2022).
Ricardo menyebutkan, tidak semua bengkel melakukan hal yang sama namun agar konsumen tidak tertipu dan sebaiknya dicari tahu terlebih dahulu harga pembanding. Bahkan untuk upah jasa saja perlu dilakukan perbandingan agar tidak merogoh kocek terlalu dalam.
"Kita bisa saja cek dan bandingkan misalnya hal yang ringan saja seperti ganti oli. Ada bengkel yang memberikan servis gratis upah namun ada sebagian lagi memgambil upah padahal kerjanya sama hanya mengganti oli. Ini hal yang simpel apalagi hal yang lebih besar sebaiknya dicari harga pembanding, "ujarnya.
Selain masalah harga kata Ricardo, barang atau merk onderdil juga menjadi perhatian, jangan tergiur dengan harga murah sekali namun barangnya tidak bermutu hal ini tentu sangat merugikan konsumen atau pemilik mobil.
" Jangan mudah percaya ada yang menawarkan harga murah. Tapi sebaiknya dikroscek merk dan barang yang dibeli memiliki mutu yang baik," katanya. (red).
















































