- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Begini Hasil Visum Lansia yang Meninggal di Kampung Baru

Keterangan Gambar : Kapolsek Siantan (tengah) didampingi oleh Kanit Reskrim, AIPTU Fransiscus Rudi Wahyudi saat konferensi pers terkait hasil visum lansia yang meninggal di Kampung Baru, Sabtu (19/11/2022).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pihak kepolisian sudah terima hasil visum dari rumah sakit dan hasilnya lansia yang meninggal di Kampung Baru, (Boseng, red) karena faktor diduga sakit. Kapolsek Siantan, IPTU Gunawan Husein didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fransiscus Rudi Wahyudi mengatakan, hasil visum tak ada tanda kekerasan, ada hipertensi, sering sakit-sakitan.
"Dari keterangan saksi yang kita peroleh bahwa yang bersangkutan sering sakit dan punya penyakit riwayat hipertensi," kata Kapolsek.
Kapolsek juga menambahkan pihaknya tetap melakukan pengembangan dan dimintai keterangan saksi. Jika ditemukan hal baru tidak tertutup kemungkinan dilakukan penyelidikan, namun sementara saat ini sesuai dengan hasil visum tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh lansia yang telah menjadi mayat tersebut.
"Sesuai dengan hasil visum dari rumah sakit bahwa lansia (Boseng alias Lemi) dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban kendatipun ada pisau di sebelahnya bisa saja untuk mengupas buah-buahan," ujarnya.
Kapolsek juga menghimbau agar sesama masyarakat peduli terhadap lingkungan dan saling memperhatikan sesama antara tetangga satu dengan yang lainnya sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya. (red)






































.jpg)












