- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
- Jelang HUT Ketiga, Parsibo Berbagi Sukacita dan Motivasi Bersama Anak Yatim di Medan
- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
Begini Hasil Visum Lansia yang Meninggal di Kampung Baru

Keterangan Gambar : Kapolsek Siantan (tengah) didampingi oleh Kanit Reskrim, AIPTU Fransiscus Rudi Wahyudi saat konferensi pers terkait hasil visum lansia yang meninggal di Kampung Baru, Sabtu (19/11/2022).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pihak kepolisian sudah terima hasil visum dari rumah sakit dan hasilnya lansia yang meninggal di Kampung Baru, (Boseng, red) karena faktor diduga sakit. Kapolsek Siantan, IPTU Gunawan Husein didampingi Kanit Reskrim Aiptu Fransiscus Rudi Wahyudi mengatakan, hasil visum tak ada tanda kekerasan, ada hipertensi, sering sakit-sakitan.
"Dari keterangan saksi yang kita peroleh bahwa yang bersangkutan sering sakit dan punya penyakit riwayat hipertensi," kata Kapolsek.
Kapolsek juga menambahkan pihaknya tetap melakukan pengembangan dan dimintai keterangan saksi. Jika ditemukan hal baru tidak tertutup kemungkinan dilakukan penyelidikan, namun sementara saat ini sesuai dengan hasil visum tidak ada ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh lansia yang telah menjadi mayat tersebut.
"Sesuai dengan hasil visum dari rumah sakit bahwa lansia (Boseng alias Lemi) dinyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban kendatipun ada pisau di sebelahnya bisa saja untuk mengupas buah-buahan," ujarnya.
Kapolsek juga menghimbau agar sesama masyarakat peduli terhadap lingkungan dan saling memperhatikan sesama antara tetangga satu dengan yang lainnya sehingga hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya. (red)


















































