- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Babinsa 02 Tarempa Silaturahmi dengan Damkarkat Anambas, Bahas Masalah Kebakaran

Keterangan Gambar : Koptu Pardenande saat silaturahmi ke kantor Damkarkat Anambas.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Tingkatkan Kesiagaan hadapi ancaman kebakaran di wilayah padat penduduk, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna Koptu Pardenande lakukan komunikasi sosial dengan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kepulauan Anambas, Rabu (14/01/2026).
Langkah ini merupakan upaya mitigasi bencana, mengingat beberap desa sekitaran pulau Siantan merupakan kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko tinggi penyebaran api.
Dalam kegiatan tersebut, tampak Koptu Pardenande bersama petugas Damkar melakukan pemeriksaan terhadap alat alat Damkar untuk memastikan setiap komponen hydrant berfungsi optimal.
Selain pengecekan alat Koptu Pernande bersama anggota Damkar juga melakukan pembersihan jalur pipa, serta mengecek debit air guna menjamin kesiapan sarana pemadaman saat situasi darurat.
Di sela-sela perbaikan, Koptu Pardenande memberikan himbauan langsung kepada warga agar senantiasa menjaga akses di sekitar titik hydrant.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak meletakkan barang atau memarkirkan kendaraan yang dapat menghambat mobilitas petugas pemadam kebakaran.
"Perbaikan ini sangat vital karena hydrant adalah urat nadi pertolongan pertama jika terjadi musibah kebakaran di gang-gang sempit. Dengan memastikan jalur air ini lancar, kita telah meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar bagi warga," tegas Koptu Pardenande.(ferengki).






































.jpg)












