- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Babinsa 02 Tarempa Silaturahmi dengan Damkarkat Anambas, Bahas Masalah Kebakaran

Keterangan Gambar : Koptu Pardenande saat silaturahmi ke kantor Damkarkat Anambas.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Tingkatkan Kesiagaan hadapi ancaman kebakaran di wilayah padat penduduk, Babinsa Koramil 02/Tarempa Kodim 0318/Natuna Koptu Pardenande lakukan komunikasi sosial dengan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kepulauan Anambas, Rabu (14/01/2026).
Langkah ini merupakan upaya mitigasi bencana, mengingat beberap desa sekitaran pulau Siantan merupakan kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko tinggi penyebaran api.
Dalam kegiatan tersebut, tampak Koptu Pardenande bersama petugas Damkar melakukan pemeriksaan terhadap alat alat Damkar untuk memastikan setiap komponen hydrant berfungsi optimal.
Selain pengecekan alat Koptu Pernande bersama anggota Damkar juga melakukan pembersihan jalur pipa, serta mengecek debit air guna menjamin kesiapan sarana pemadaman saat situasi darurat.
Di sela-sela perbaikan, Koptu Pardenande memberikan himbauan langsung kepada warga agar senantiasa menjaga akses di sekitar titik hydrant.
Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama untuk tidak meletakkan barang atau memarkirkan kendaraan yang dapat menghambat mobilitas petugas pemadam kebakaran.
"Perbaikan ini sangat vital karena hydrant adalah urat nadi pertolongan pertama jika terjadi musibah kebakaran di gang-gang sempit. Dengan memastikan jalur air ini lancar, kita telah meminimalisir risiko kerugian yang lebih besar bagi warga," tegas Koptu Pardenande.(ferengki).



















































