- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
- Jelang HUT Ketiga, Parsibo Berbagi Sukacita dan Motivasi Bersama Anak Yatim di Medan
- Tolak Pengosongan Sepihak, Jemaat POUK Chapel USU Surati Rektor Minta Audiensi
- TMP Sukseskan Liga Top Skor Batam 2026, Wagub Nyanyang Lepas Dua Tim Wakili Kepri ke Babak Nasional
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
Asah dan Tingkatkan Keterampilan Penegakan Hukum di Laut, Satrol Lantamal IV Gelar Latihan VBSS

Keterangan Gambar : Prajurit Satrol Lantamal IV mengasah keterampilan dalam latihan VBSS di laut. /Ilham
KORANBATAM.COM - Guna meningkatkan keterampilan dan pemahaman prosedur menegakan hukum di laut, Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Satrol Lantamal) IV menggelar latihan Visit, Board, Search And Seizure (VBSS).
Latihan tersebut dilaksanakan di dua lokasi yakni di Markas Komandan (Mako) Lantamal IV Tanjungpinang dan perairan Tanjung Uban, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), selama empat hari sejak, 15-18/2/2021) lalu.
Komandan Satrol (Dansatrol) Lantamal IV, Letkol Laut (P) Arif Prasetyo, dan juga sebagai perwira penyelenggara latihan VBSS TW I Tahun 2021, mengatakan bahwa latihan itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, dan pemahaman prosedur dalam kegiatan VBSS bagi Prajuirt Satrol Lantamal IV dalam rangka menegakan hukum di laut.
“Pelaksanaannya dengan macam-macam latihan teknis dan taktis pasukan. Sasaran dari latihan ini adalah, tercapainya pemahaman tentang teknik dan prosedur pada saat kegiatan VBSS, kemudian terwujudnya penguasaan keterampilan yang benar, baik secara individu maupun kelompok tentang,” ujar Letkol Laut (P) Arif, Rabu (24/2/2021).
Adapun metode yang digunakan, dalam sesi latihan tersebut ialah dengan diskusi, demostrasi, drill, latihan jasmani dan gladi lapangan serta sifat latihan satu pihak dikendalikan.
Sementara, materi latihan yang diberikan terdiri dari perencanaan misi, boarding atau cara naik kapal, pertempuran jarak dekat, pergerakan diatas kapal (ship movement), penanganan terhadap tahanan, penyiapan dan pengendalian sekoci (perahu penyelamat).
(ilham)


















































