- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
April Nanti Kawasan Wisata Batam dan Bintan akan Dibuka

Keterangan Gambar : Wisatawan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat masuk ke Resor Kepri Coral di Kota Batam, Oktober 2020 silam. Foto/TEMPO|Yogi Eka Sahputra
KORANBATAM.COM - Dua kawasan pariwisata yakni Batam dan Bintan diperkirakan dibuka untuk wisatawan mancanegara pada 21 April 2021. Hal ini disampaikan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah Singapura. Termasuk mendapat dukungan dari pemerintah pusat, yang juga melakukan perbincangan secara government to government (kepemerintahan),” kata Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Sabtu (13/3/2021).
Ansar menyebut, Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina Batam menjadi poin awal untuk masuknya wisatawan mancanegara. Dua kawasan ini, kata dia, sudah siap menjalankannya dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.
“Upaya memulihkan ekonomi dengan menggairahkan sektor pariwisata semakin mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat,” ujar Ansar.
Menurutnya, dalam rangka mendukung kesiapan di sektor pariwisata itu, dimulai dengan vaksinasi. Mulai pekan depan, pelaku pariwisata mulai divaksin bertahap bahkan sejumlah masyarakat di kawasan tersebut juga akan divaksin.
“Ini semua dalam upaya reaktivasi sektor pariwisata,” ucap Ansar.
Ansar turut menjelaskan bahwa, Lagoi Bintan, meski ada 15 hotel, baru empat hotel yang akan buka. Kawasan ini juga sudah menyiapkan perangkat tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR)
Meski sudah tersedia, katanya, kemungkinan cukup menggunakan Genose (alat test deteksi dini Covid-19 melalui hembusan nafas) yang terbukti efektif mendeteksi Covid-19. Penggunaan Genose ini disambut baik bagi mereka yang ingin berkunjung ke Kepri. Selain caranya mudah, biayanya murah.
“Secara umum mereka sangat siap, mudah-mudahan langkah ini menjadi awal yang baik mengembalikan Kepri sebagai daerah tujuan wisata. Sehingga perekonomian Kepri terus meningkat dan kembali mencapai pertumbuhan yang tinggi, dimana kasus penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan,” kata Ansar soal rencana pembukaan Batam dan Bintan.
Sumber: TEMPO

















































