- Bupati Aneng Apresiasi DPRD Anambas atas Kerjasama yang Baik Sepakati Ranperda Lpj Tahun Anggaran 2025
- Hari Anak Nasional, Bupati Anambas Ajak Masyarakat agar Penuhi Hak-hak Anak
- Bupati Anambas Koordinasi dengan Wakil Mendagri Bahas Tata Kelola Penguatan Pemerintahan
- Program MBG di Anambas Selain Manfaat Buat Siswa Juga Gerakkan Ekonomi Masyarakat
- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
Agusman Dikeroyok di THM, Keluarga Lapor Polisi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka saat diwawancarai media.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Seorang pemuda bernama Agusman menjadi korban penganiayaan di salah satu tempat hiburan malam di daerah Tarempa tepatnya di kawasan Tanjung, Desa Tarempa Barat, pada Jumat malam (06/02/2026) pekan lalu.
Sebelum peristiwa itu terjadi korban bersama seorang temannya karaoke sambil minum-minuman beralkohol di salah satu ruangan tempat hiburan tersebut.
Korban mengaku, peristiwa bermula ketika dirinya hendak ke toilet dan dirinya ditegur oleh beberapa pria tak dikenal yang berada di lokasi itu juga.
“Waktu itu dalam kondisi sudah mabuk, mau ke toilet, ditegur,” ujar Agusman saat ditemui, Kamis (12/02/2026).
Ia mengatakan tidak ingat sepenuhnya kronologi kejadian karena berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Namun ia memastikan telah terjadi aksi penganiayaan terhadap dirinya. Dirinya sadar saat sudah berada di RSUD Tarempa. Akibat kejadian itu korban mengalami luka cukup parah.
“Luka kepala ini,ada beberapa jahitan. Badan sakit-sakit semua ketika sadar,” tuturnya sambil menunjukkan bekas luka di kepala.
Usai menjalani perawatan, Agusman ditemani oleh keluarga untuk melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Anambas, namun hingga saat ini belum ada perkembangan. Ia mengaku belum mendapat informasi terkait pemanggilan terduga pelaku.
“Sudah seminggu buat laporan, tapi tak ada kemajuan, "ujarnya.
Saat dikonfirmasi, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Kepulauan Anambas, Iptu Rudy Luis membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan di THM tersebut. Namun ia tidak memberikan penjelasan rinci terkait perkembangan penyelidikan.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka mengaku belum mengetahui secara detail perkara tersebut saat ditemui awak media.
“Nanti saya cek, soalnya pekan lalu saya ikut Rakornas di Jakarta, tapi kalau laporannya sudah masuk pasti kita tindaklanjuti, " kata Kapolres singkat, Kamis (12/02/2026).
















































