- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
30 Ribu Pelaku Parekraf Kepri Divaksin Covid-19, Disaksikan Walikota Batam dan Menparekraf
Sukseskan STCA

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi, dan salah satu perwakilan pelaku pariwisata Batam menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19, disaksikan Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno, saat kunjungan di Batam.
KORANBATAM.COM - Walikota Batam, Muhammad Rudi, mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi 30 ribu pelaku Pariwisata di Kelong Batam View Beach Resort Nongsa, Batam, Sabtu (20/3/2021).
Kawasan Pariwisata Nongsa merupakan salah satu kawasan yang ditetapkan akan dibuka kembali menyusul kebijakan Safe Travel Corridor Arrangement (STCA) di Kepri, kawasan lainnya yakni Lagoi Bintan.
Sandiaga menyebutkan vaksinasi merupakan kunci keberhasilan dari kebijakan STCA yang rencananya akan diterapkan 21 April mendatang.
“Hari ini yang divaksin 1.500 di Nongsa Batam. Sedangkan Lagoi Bintan, dua ribu lebih. Targetnya 30 ribu yang kita harus lakukan sebelum April, kita piloct project untuk STCA,” ungkap Sandiaga.
Ia menyampaikan, target vaksinasi terkait STCA ini prioritasnya yakni pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, pramuwisata, pramusaji hingga pekerja di kapal di Nongsa maupun Lagoi.
“Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan kolaborasi antar kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah demi bangkitnya kembali pariwisata di Kepri,” kata Sandiaga.
Ia juga mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu dari sekian pilar upaya memutus penyebaran Covid-19. Ikhtiar lain yakni penerapan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan maksimal.
“Setelah divaksin, bukan jadi Superman maupun Wonderwomen, harus tetap dilaksanakan penerapan 3M maupun 3T. Tadi, bapak Walikota Batam (Muhammad Rudi) mengingatkan kita, sekarang zero kasus. Tapi, kita jangan jumawa (angkuh), kita pantau secara ketat pelaksanaan prokes dan jangan lupa berdoa untuk memperlancar ikhtiar kita,” papar dia.

















































