- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Warkop Agem Medan Buka di Batam, Bisa Galakkan Ekonomi

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyambut baik hadirnya Warkop Agem Medan di Pertokoan Nagoya City. Hal ini ia ungkapkan saat Grand Opening warkop tersebut, Jumat (26/5/2023) sore.
"Yang pertama atas nama Pemerintah Kota Batam saya apresiasi dan menyambut baik kehadiran Warkop Agm Medan ini," ucap dia.
Amsakar menyebutkan, seiring Batam yang merupakan daerah tujuan wisata. Kehadiran usaha kuliner menggenapi hal yang akan dicari wisatawan saat berada di Batam.
"Arus keluar masuk orang ke Batam, ini indensitas volumenya sangat tinggi," ungkapnya.
Bukan rahasia lagi, Batam merupakan satu dari tiga besar pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Mobilitas manusia juga terjadi didalam negeri atau wisatawan nusantara (wisnus).
"Banyaknya kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara itulah yang saya yakini akan membuat bisnis kuliner, baik rumah makan atau restoran, kedai kopi atau warkop dan lain-lain Ini akan berkembang dengan sangat baik," paparnya, yakin.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berwirausaha merupakan cara yang tepat untuk andil dalam perekonomian dan membantu sesama dengan menciptakan peluang perekrutan tenaga kerja.
"Saya yakin dan percaya ini akan pertama memberikan konstribusi bagi tenaga kerja. Yang kedua, untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat," imbuhnya.
Kemudian, yang juga tak perlu diragukan berwirausaha juga berkontribusi pada pembangunan secara umum. Bagaimanapun hadirnya ragam usaha akan diikuti berbagai perputaran roda ekonomi. Baik sesama pelaku usaha maupun dengan pemerintah dalam bentuk pajak yang sejatinya dikembalikan dalam bentuk pembangunan berkelanjutan.
"Jadi berwirausaha ini memberikan multiplier effect (efek ganda) yang bisa menggerakkan ekonomi daerah," ujarnya.
Amsakar mengatakan, selain itu ia bangga seluruh elemen masyarakat terbangun kesadaran untuk bersama membangun Batam dengan cara dan metode kita masing-masing.
"Yang berbakat bisnis, inilah cara agar dapat berkontribusi terhadap daerah," pungkasnya.(red)


















































