- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Warkop Agem Medan Buka di Batam, Bisa Galakkan Ekonomi

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menyambut baik hadirnya Warkop Agem Medan di Pertokoan Nagoya City. Hal ini ia ungkapkan saat Grand Opening warkop tersebut, Jumat (26/5/2023) sore.
"Yang pertama atas nama Pemerintah Kota Batam saya apresiasi dan menyambut baik kehadiran Warkop Agm Medan ini," ucap dia.
Amsakar menyebutkan, seiring Batam yang merupakan daerah tujuan wisata. Kehadiran usaha kuliner menggenapi hal yang akan dicari wisatawan saat berada di Batam.
"Arus keluar masuk orang ke Batam, ini indensitas volumenya sangat tinggi," ungkapnya.
Bukan rahasia lagi, Batam merupakan satu dari tiga besar pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Mobilitas manusia juga terjadi didalam negeri atau wisatawan nusantara (wisnus).
"Banyaknya kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara itulah yang saya yakini akan membuat bisnis kuliner, baik rumah makan atau restoran, kedai kopi atau warkop dan lain-lain Ini akan berkembang dengan sangat baik," paparnya, yakin.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa berwirausaha merupakan cara yang tepat untuk andil dalam perekonomian dan membantu sesama dengan menciptakan peluang perekrutan tenaga kerja.
"Saya yakin dan percaya ini akan pertama memberikan konstribusi bagi tenaga kerja. Yang kedua, untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat," imbuhnya.
Kemudian, yang juga tak perlu diragukan berwirausaha juga berkontribusi pada pembangunan secara umum. Bagaimanapun hadirnya ragam usaha akan diikuti berbagai perputaran roda ekonomi. Baik sesama pelaku usaha maupun dengan pemerintah dalam bentuk pajak yang sejatinya dikembalikan dalam bentuk pembangunan berkelanjutan.
"Jadi berwirausaha ini memberikan multiplier effect (efek ganda) yang bisa menggerakkan ekonomi daerah," ujarnya.
Amsakar mengatakan, selain itu ia bangga seluruh elemen masyarakat terbangun kesadaran untuk bersama membangun Batam dengan cara dan metode kita masing-masing.
"Yang berbakat bisnis, inilah cara agar dapat berkontribusi terhadap daerah," pungkasnya.(red)





































_jpg.jpg)

.jpg)













