- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
Warga Tanjung Uncang Lega, Jalan Penghubung Ditinjau DPRD dan DBM-SDA
Sepuluh Tahun Terisolir dengan Jalan Rusak

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Batam, dan Dinas DBM-SDA didampingi Lurah Tanjunguncang, meninjau lokasi jalan penghubung ke Perumahan Sumberindo, Marina Green, Cetral Park dan Bagaman, Senin (8/2/2021) pagi. /1st
KORANBATAM.COM, BATAM - Warga Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam, sudah bisa merasa lega. Pasalnya, jalan penghubung di tempat tinggal mereka sudah ditinjau oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam serta Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA), Yumasnur didampingi Lurah Tanjunguncang, Anwaruddin, Senin (8/2/2021) pagi.
Abu Hurairah, Ketua Rukun Warga (RW) 23 Perumahan Glory, Central Park dan Bagaman menyebut bahwa kondisi jalan rusak sudah berlangsung selama 10 Tahun. Hal ini menjadi keluhan utama warga karena aktifitas masyarakat disana terganggu karena jalan rusak.
“Jika musim kemarau, rumah warga akan berdebu. Di saat turun hujan, aktifitas warga lumpuh total kerena jalan berlumpur dan tak dapat dilalui,” ujar Abu Hurairah.
Abu Hurairah melanjutkan, yang paling parahnya ada warga yang keguguran karena jalan rusak ini. Lalu saat warga kemalangan, mobil ambulans tak bisa masuk ke Perumahan karena lumpur jalan cukup dalam. Selain itu, anak sekolah sempat libur karena tidak bisa lalui dikarenakan baju kotor kena lumpur.
“Akhirnya warga mengangkat jenazah dan melewati jalan becek. Karena kekesalan warga, di jalan ini pernah ditanam pisang. Nah, setelah Right Of Way (ROW) jalan 30 ini di Perumahan sudah di tinjau, warga merasa bersyukur. Sebab jalan ini akan dilalui ribuan warga dan menjadi penghubung ke Perumahan Sumberindo, Marina Green, Cetral Park dan Bagaman,” jelasnya.
Ia berharap agar pembangunannya cepat terealisasi, supaya warga tidak kesulitan lagi dalam menggunakan akses jalan tersebut.
“Kita berharap supaya pembangunan secepatnya terealisasi. Sebelumnya, warga sudah berusaha untuk menimbun jalan, tapi tidak efektif,” tutupnya.
Sementara, M Rudi, Anggota DPRD Kota Batam, mengatakan bahwasanya perbaikan jalan di Perumahan ini sudah dibahas di Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Tahun 2019 lalu. Pembangunan akan dilaksanakan di bulan April atau setelah lebaran 2021 ini.
“Kami dari DPRD Kota Batam mewakili Dapil 5 Batuaji, sudah mengetok palu, rencana pembangunan sejauh 345 meter,” tegasnya.
Dengan pembagunan jalan ini, Rudi berharap agar keluhan warga selama ini bisa terjawab. Jalan ini pun bisa bermanfaat dan mempermudah akses masuk dan keluar warga.
“Keluhan warga sudah kami terima dan sudah kami cek langsung ke lokasi. Untuk biaya perbaikan jalan, saya kurang monitor,” ujarnya.
Dalil Harahap, Ketua RW 24 Perumahan Sumberindo, berharap agar pembangunan jalan tidak di ulur lagi. Bahkan ada baiknya jika perbaikan jalan dipercepat dan siap sebelum lebaran.
“Selama ini warga luar takut dan malas bertamu ke sini, hal itu karana akses jalan yang rusak parah. Jadi kita harap agar pembanguan jalan tidak hanya janji janji saja. Bila jalan ini bagus ekonomi warga jadi maju. Ditambah lagi di Perumahan Sumbrindo ini ada banyak ruko serta ada pasar. Bila akses keluar masuk bagus jalannya. Maka ruko dan pasar ini akan hidup dan banyak penyewanya. Ini sangat positif untuk kemajuan warga,” sebut Dalil.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga (FKTW) se-Tanjunguncang, Mora Siregar, mengatakan pihaknya ada mengusulkan juga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kapung Tua Cunting di RW 01 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di RW 15.
“Khususnya, saya mewakili masyarakat Tanjunguncang mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kota Batam dan kepada anggota DPRD Kota Batam terkhususnya ke Dapil Batuaji, Muhammad Rudi yang sudi turun pada hari ini,” ujarnya.
Selain dari Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air serta Kecamatan dan Kelurahan Tanjunguncang dengan meninjau langsung titik mana yang akan diutamakan pembangunan di tahun 2021 ini untuk pengerjaanya, sebut Mora Siregar kemarin.
Pantauan di lokasi, jalan tanah tersebut terlihat rusak parah. Karena sudah lama tak turun hujan, warga pun merasa tak nyaman karena debu yang begitu tebal. Bahkan setiap kendaraan lewat, debu akan beterbangan.
(ilham)

















































