- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Wakil Walikota Batam Beri Arahan Dinas PUPR, Tanggulangi Banjir

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (dua dari kiri) saat meninjau lokasi longsor di Kecamatan Belakangpadang. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad bergerak cepat memberikan arahan kepada Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtam) Batam untuk segera melakukan langkah-langkah penanggulangan banjir di Kecamatan Belakangpadang.
“Tadi sudah saya minta Kepala Disperkimtam, agar segera melakukan penanggulangan secepatnya,” kata Amsakar Rabu (6/1/2021).
Menurut dia, longsor di Belakangpadang ini memang juga mendesak untuk segera dilakukan penanganan. Sebab dilihat dari luasannya, menurut dia sekitar 300 meter persegi dengan ketinggian di atas tiga meter.
Untuk anggarannya, Amsakar menilai dimungkinkan bisa menggunakan dana belanja tidak terduga sekitar Rp23 miliar rupiah. Hanya saja, memang saat ini pihaknya masih mencari formula aturan yang tepat bagaimana anggaran ini salah satunya bisa digunakan untuk penanggulangan bencana.
“Tapi yang jelas ini sudah menjadi prioritas, kalau tidak bisa menggunakan anggaran belanja tidak terduga alternatifnya menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan,” katanya.
Sementara waktu untuk pencegahan, pihaknya sudah meminta Camat dan Lurah untuk melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi. Sehingga nantinya diharapkan bisa mencegah longsor kembali.
Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto mengatakan bahwa, longsor terjadi tepatnya di wilayah Batu Gajah, Belakangpadang. Akibat derasnya air hujan selama dua (2) hari berturut-turut.
“Jadi tanah yang di bukit ini, longsor. Bahkan kemarin, sempat menutup akses jalan di Batu Gajah ini,” kata Yudi.
Saat ini, menurut dia, sudah dilakukan pembahasan bersama dinas terkait guna penanggulangan tanah longsor tersebut. Sebab, menurutnya, memang perlu segera penanganan agar ke depan longsor tidak terjadi kembali.
“Kemarin, sudah kami sampaikan dan laporkan, supaya segera ditindaklanjuti,” katanya mengakhiri.
(ril)


















































