Tug Boat Tabrakan dengan Pompong, Satu Orang Dikabarkan Hilang
Reporter : MELAYUNEWS.COM 11 Mar 2021, 16:54:36 WIB LAPORAN UTAMA
Tug Boat Tabrakan dengan Pompong, Satu Orang Dikabarkan Hilang

Keterangan Gambar : Petugas Basarnas Tanjungpinang menuju lokasi untuk mencari korban tabrakan tug boat dan pompong di Perairan Pulau Merapas Kabupaten Bintan, Kamis (11/3/2021) pagi.


KORANBATAM.COM - Kecelakaan laut terjadi di Perairan Pulau Merapas Kabupaten Bintan, pada Rabu (10/3/2021) malam, antara Tug Boat BD 21 dengan kapal kayu atau pompong milik nelayan Kelurahan Sei Enam Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Satu orang korban dikabarkan hilang dan masih dalam pencarian petugas Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Tanjungpinang.

“Semalam kita menerima laporan dari Lurah Sei Enam Kijang bahwa telah terjadi kecelakaan kapal Tug Boat BD 21 mengalami tabrakan dengan kapal kayu atau pompong milik nelayan di Perairan Pulau Merapas, Bintan, koordinat 01 01.070 N 105 12.350 E, sekitar pukul 20.30, Rabu (10/3/2021) tadi malam,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu’min, Kamis (11/3/2021).

Atas laporan itu, kata Mu’min, tim Basarnas Tanjungpinang bergerak ke lokasi kejadian pukul 09.15, dan tiba pukul 10.45, yang mana lokasi kantor Basarnas dan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berjarak 67 NM dari kantor Basarnas Tanjungpinang.

“Korban dalam kejadian ini satu orang, dan masih dalam pencarian. Korban bernama Khairul Azman (19) warga Kelurahan Sei Enam Kijang, Bintan,” ujarnya.

Dijelaskan Mu’min, kronoligis kejadian terjadi pada pukul 20.30, korban seorang Nelayan bersama rekannya sedang melaksanakan istirahat atau lego jangkar untuk memancing. Saat memancing, Tongkang yang ditarik oleh Kapal Tub Boat BD 21 sedang melintas sehingga tali dari tongkang tersebut mengenai pompong milik nelayan tersebut dan korban pun terjatuh hingga saat ini belum ditemukan.

“Kondisi cuaca saat kejadian dalam keadaan cerah berawan, dengan tinggi gelombang mencapai 0.3-1 meter, angin barat daya mencapai 5-45 kilometer (Km/jam) dengan arus barat daya, 5-45 sentimeter (Cm) per detik),” ujarnya.


(cr1)





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;