- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
Tug Boat Tabrakan dengan Pompong, Satu Orang Dikabarkan Hilang

Keterangan Gambar : Petugas Basarnas Tanjungpinang menuju lokasi untuk mencari korban tabrakan tug boat dan pompong di Perairan Pulau Merapas Kabupaten Bintan, Kamis (11/3/2021) pagi.
KORANBATAM.COM - Kecelakaan laut terjadi di Perairan Pulau Merapas Kabupaten Bintan, pada Rabu (10/3/2021) malam, antara Tug Boat BD 21 dengan kapal kayu atau pompong milik nelayan Kelurahan Sei Enam Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Satu orang korban dikabarkan hilang dan masih dalam pencarian petugas Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Tanjungpinang.
“Semalam kita menerima laporan dari Lurah Sei Enam Kijang bahwa telah terjadi kecelakaan kapal Tug Boat BD 21 mengalami tabrakan dengan kapal kayu atau pompong milik nelayan di Perairan Pulau Merapas, Bintan, koordinat 01 01.070 N 105 12.350 E, sekitar pukul 20.30, Rabu (10/3/2021) tadi malam,” kata Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu’min, Kamis (11/3/2021).
Atas laporan itu, kata Mu’min, tim Basarnas Tanjungpinang bergerak ke lokasi kejadian pukul 09.15, dan tiba pukul 10.45, yang mana lokasi kantor Basarnas dan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) berjarak 67 NM dari kantor Basarnas Tanjungpinang.
“Korban dalam kejadian ini satu orang, dan masih dalam pencarian. Korban bernama Khairul Azman (19) warga Kelurahan Sei Enam Kijang, Bintan,” ujarnya.
Dijelaskan Mu’min, kronoligis kejadian terjadi pada pukul 20.30, korban seorang Nelayan bersama rekannya sedang melaksanakan istirahat atau lego jangkar untuk memancing. Saat memancing, Tongkang yang ditarik oleh Kapal Tub Boat BD 21 sedang melintas sehingga tali dari tongkang tersebut mengenai pompong milik nelayan tersebut dan korban pun terjatuh hingga saat ini belum ditemukan.
“Kondisi cuaca saat kejadian dalam keadaan cerah berawan, dengan tinggi gelombang mencapai 0.3-1 meter, angin barat daya mencapai 5-45 kilometer (Km/jam) dengan arus barat daya, 5-45 sentimeter (Cm) per detik),” ujarnya.
(cr1)


















































