- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Situs Pemkab Anambas Diretas, Penyusup Sisipkan Iklan Judol

Keterangan Gambar : Situs Pemkab Anambas dalam perbaikan. (Ist)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS — Website resmi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami peretasan pada Sabtu, 1 Februari 2025.
Pihak yang tidak bertanggung jawab menyisipkan promosi situs judi online ke dalam laman resmi tersebut.
Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (DISKOMINFOTIK) Kabupaten Kepulauan Anambas, Ronald, membenarkan kejadian ini pada Minggu, 2 Februari 2025.
Ia mengungkapkan bahwa peretasan terjadi akibat masih adanya celah keamanan atau backdoor yang dimanfaatkan oleh peretas.
"Saat ini tim telah berupaya melakukan isolasi situs dengan menghapus file yang mencurigakan serta skrip yang disisipkan. Kami juga telah meminta bantuan tim support penyedia hosting untuk memulihkan data dari backup," ujar Ronald.
Ia menambahkan bahwa insiden ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk meningkatkan keamanan siber pada sistem digital, mengingat maraknya kasus serupa di berbagai situs pemerintahan, baik di tingkat kementerian, lembaga, maupun daerah.
Peretasan situs web pemerintah untuk menyisipkan promosi judi online bukanlah hal baru. Di tengah upaya Kementerian Komunikasi Digital (KOMDIGI) dalam memberantas akses ke situs-situs judi online, pihak yang terlibat dalam praktik ilegal ini terus mencari cara baru untuk memasarkan layanan mereka, termasuk dengan menyusup ke dalam situs-situs resmi pemerintahan.
"Ini merupakan warning bagi pemerintah bahwa perlu adanya penggunaan Web Application Firewall (WAF) serta peningkatan kapasitas SDM IT dan penguatan sistem digital agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," tutup Ronald.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan instansi pemerintah lebih waspada dan segera meningkatkan keamanan sistem digital mereka guna mencegah serangan siber yang dapat merugikan citra dan kredibilitas pemerintah.(red)






































.jpg)












