Seorang Mahasiswa Pendaki Gunung Sibayak Terjatuh ke Jurang
Reporter : MELAYUNEWS.COM 08 Sep 2024, 21:54:20 WIB TANAH DELI
Seorang Mahasiswa Pendaki Gunung Sibayak Terjatuh ke Jurang

MELAYUNEWS.COM - Seorang pendaki bernama Ronny Sahputra Sinurat (21), mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Sumatera Utara (USU), meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam jurang di Gunung Sibayak, Sabtu(7/9/2024).

Korban ditemukan tidak bernyawa setelah jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter di kawasan bukit kapur saat melakukan pendakian bersama teman temannya.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto mengungkapkan bahwa pihaknya setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut dan langsung melakukan langkah langkah cepat untuk evakuasi korban. 

"Jadi kami menerima informasi sekitar pukul 21.45 WIB dan segera mengoordinasikan tim gabungan dari Polres Tanah Karo, Polsek Simpang Empat, UPT Tahura Bukit Barisan, Basarnas, serta BPBD Kabupaten Karo untuk melakukan proses evakuasi," jelas AKBP Eko Yulianto.

Dijelaskan, bermula ketika Ronny bersama tujuh orang rekannya melakukan pendakian di Gunung Sibayak pada Sabtu sore. Setelah melakukan registrasi di Pos II Posko Lestari, mereka melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun, saat melintasi jalur yang berada di dekat jurang bukit kapur, korban terjatuh setelah beristirahat sejenak bersama rombongannya.

Rekan-rekan korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas di Posko Lestari.

"Setelah menerima laporan, petugas posko bersama teman-teman korban melakukan pencarian dan menemukan korban sudah tidak bernyawa di dasar jurang," jelas AKBP Eko.

Atas kejadian tersebut AKBP Eko Yulianto juga mengimbau para pendaki yang ingin melakukan pendakian di Gunung Sibayak maupun gunung lainnya untuk selalu berhati hati dan mematuhi seluruh peraturan yang ada demi menjaga keselamatan. 

"Kami sangat mengimbau kepada para pendaki untuk mempersiapkan fisik dengan baik, membawa peralatan yang sesuai, serta selalu mematuhi panduan dari petugas posko. Pastikan juga selalu berjalan dalam kelompok dan tidak memisahkan diri. Keselamatan adalah yang utama," tegas AKBP Eko.

(hms/SP)





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;