- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Sekda Kota Batam Salah Satu Penerima Vaksin Covid-19 Sinovac
Jefridin: Sukseskan Vaksinasi, Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit

Keterangan Gambar : Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid (baju dinas putih) terlihat mengacungkan jempol mempertegas dirinya baik -baik saja saat disuntik vaksin Covid-19 di Dataran Engku Putri Batam Center. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menjadi salah satu penerima vaksin Covid-19 perdana di Kota Batam. Ia bersama penerima lainnya, disuntik vaksin di Panggung Dataran Engku Putri Batam Center, pada Jumat (15/1/2021) pagi.
“Alhamdulilah, saya sudah divaksin. Bagi yang belum, tidak perlu takut dan jangan kuatir ya,” ucap Jefridin, usai disuntik vaksin Covid-19.
Saat namanya dipanggil karena akan divaksin, Jefridin terlihat begitu bersemangat. Sebelum disuntik, dirinya terlihat menyapa Walikota Batam Muhammad Rudi yang juga hadir dalam pencanangan vaksinasi tingkat Kota Batam tersebut.
“Tidak (sakit), biasa saja,” ujar dia, sembari bersenda gurau dan mengacungkan jempol mempertegas dirinya baik -baik saja saat disuntik vaksin.
Ia berharap semua pihak andil mensukseskan program vaksinasi ini. Menurut dia, vaksinasi adalah upaya agar terbebas dari Covid-19. Muaranya, tidak lain yakni aktivitas kembali normal, termasuk aktivitas ekonomi.
“Mari sukseskan vaksinasi Covid-19 ini, agar kesehatan pulih dan ekonomi bangkit,” ajaknya.
Vaksinasi juga diikuti Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad dan perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Sama seperti perasaan Jefridin, Amsakar juga mengakui hal yang sama. Untuk itu, Amsakar mengajak masyarakat tak perlu khawatir untuk divaksin.
“Tadi kayak digigit semut. Saya harap saat waktunya nanti divaksin, masyarakat tak perlu khawatir,” ajak Amsakar.
Sementara itu, penyuntikkan vaksin kepada Wali kota Batam Muhammad Rudi ditunda karena tekanan darahnya pada saat akan divaksin tinggi. Terkait ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menjadwalkannya kembali.
Padahal, dijadwalkan sebagai penerima vaksin pertama di Batam, Rudi terlihat begitu bersemangat bahkan berulang kali mendatangi petugas untuk kembali mengecek tekanan darahnya.
“Saran dokter ditunda, dan istirahat dulu,” kata Rudi.
(ril)


















































