- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Sebagian SK 318 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahun 2022 di Anambas Masih Dalam Proses

Keterangan Gambar : Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan keterangan perihal Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah mengatakan bahwa kelulusan formasi tahun 2022 ada sebanyak 41 dari Teknis, 178 dari Guru, dan 99 dari Kesehatan dengan total keseluruhan 318 yang lulus.
Dia juga mengatakan bahwa SK untuk yang Teknis sedang pengusulan berkas ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan SK untuk Guru sudah 80% NIP yang diterima dari BKN sedangakan untuk yang Kesehatan sudah 100% NIP yang diterima dari BKN.
"Kalau masalah pengangkatkan kita masih menunggu Bupati, tentunya sudah 100% semuanya, cuma itu tergantung keputusan Bupati apakah Kesehatan dulu karena sudah 100% kemudian yang lainnya menyusul atau tunggu semuanya sudah beres karena yang mengesahkan dan menandatangani itu Bupati," ucap Nurgayah di ruangan kantornya, Senin (19/06/2023).
Nurgayah mengatakan bahwa pihak BKPSDM juga sudah membuat Usulan Formasi Tahun 2023 untuk Teknis ada 109, Guru ada sebanyak 80, dan Kesehatan sebanyak 51 dengan total keseluruhan 240.
"Tahun ini lebih banyak usulan untuk yang Teknis karena kita juga harus memperhatikan yang Teknis itu karena rata-rata OPD itu PNS nya sedikit ada yang hanya sekitar 20%, rata-rata ditempati oleh honorer," ujarnya.
Nurgayah juga menjelaskan bahwa Usulan Formasi Tahun 2023 dari BKPSDM tersebut belum tentu nanti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengakomodir semua.
"Dari usulan kita tadi bisa jadi mungkin cuma separuh yang disetujui oleh Menpan RB, yang jelas inikan usulan kita," tuturnya.(Johanda)






































.jpg)












