- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Sabtu Ini Belajar Online Mulai Diberlakukan di Batam, Dibuka Jika Kasus Covid-19 Dibawah 100 Orang

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kembali menerapkan belajar online di masa pandemi Covid-19. Kebijakan itu berlaku mulai Sabtu (8/5/2021) hingga hingga waktu belum ditentukan.
“Mulai tanggal 8 ini anak-anak kita liburkan, baru kita bolehkan lagi belajar di kelas kalau jumlah pasien Covid-19 dirawat di bawah 100 orang,” ujar Rudi, Rabu (5/5/2021).
Rudi mengungkapkan, hingga 4 Mei 2021, jumlah pasien dirawat di Batam mencapai 718 orang. Untuk diketahui, jumlah pasien positif di Batam sebanyak 7.449 pasien. Dari total itu, 6.570 pasien sembuh dan 161 pasien meninggal dunia.
“Sebelumnya, sekolah sudah kita buka. Tapi ternyata kasus Covid-19 justru meningkat,” ujarnya.
Untuk itu, masyarakat diminta memahami kebijakan tersebut. Hal itu semata-mata demi menjaga anak-anak agar tidak menjadi carrier atau agen penyebaran virus tersebut.
“Anak-anak bisa jadi kuat menghadapi virus ini. Tapi, ketika mereka pulang ke rumah dan bertemu orang tua termasuk nenek atau kakeknya tentu fisiknya tidak sekuat anak-anak dalam melawan virus,” ujarnya.
Selain itu, Rudi tak lelah mengingatkan seluruh masyarakat Batam untuk menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas (5M).
“Ini langkah kita mengurangi atau menekan laju peningkatan Covid-19,” kata dia.
Bahkan, kata Rudi, ia bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam sudah sepakat memperketat protokol kesehatan.
“Kita sudah sepakat mengencangkan kembali protokol kesehatan,” ujarnya.






































.jpg)












