- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Sabet 19 Emas, Tanah Karo Bawa Pulang Piala Bergilir ITF Sumut

Keterangan Gambar : Kontingen Tanah Karo unjuk gigi di Kejuaraan Daerah (Kejurda) II Indonesia Taekwondo Fun (ITF) Sumatera Utara 2025.
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Kontingen Tanah Karo unjuk gigi di Kejuaraan Daerah (Kejurda) II Indonesia Taekwondo Fun (ITF) Sumatera Utara 2025. Bertanding di GOR Basket Disporasu, Medan, Minggu (29/6), Tanah Karo sukses meraih gelar juara umum setelah mengoleksi 19 medali emas, 9 perak, dan 4 perunggu. Pencapaian ini sekaligus memastikan mereka membawa pulang Piala Bergilir Pembina ITF Sumut, Paul Baja M Siahaan.
Tanah Karo melesat meninggalkan pesaingnya. Kota Medan harus puas di peringkat kedua dengan 8 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Sementara posisi ketiga diraih Deliserdang yang menorehkan 6 emas, 7 perak, dan 6 perunggu. Sergai dan Binjai menempati urutan berikutnya di lima besar.
Ketua Umum ITF Sumut, Defriansyah Manik SH, mengaku bangga melihat antusias para atlet. Menurutnya, persaingan berjalan ketat, bahkan beberapa juara bertahan dari kejuaraan sebelumnya harus rela posisinya digeser atlet pendatang baru.
“Ini bukti bahwa kemampuan terus diasah. Banyak wajah baru muncul, kekuatan semakin merata. Juara lama pun banyak yang tumbang. Ini pertanda baik untuk perkembangan ITF Sumut,” ujar Defriansyah.
Lebih dari seratus atlet dari berbagai daerah ikut ambil bagian, di antaranya Medan, Karo, Deliserdang, Sergai, Binjai, Asahan, Langkat, dan Tebingtinggi. Selain memperebutkan medali, kejuaraan ini juga menjadi seleksi atlet menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII/2025 yang dijadwalkan berlangsung di Nusa Tenggara Barat pada Juli mendatang.
Defriansyah menjelaskan, Sumut sudah mengirim entry by name untuk 25 atlet. Namun, karena keterbatasan anggaran, kemungkinan hanya 10 sampai 15 atlet terbaik yang akan diberangkatkan.
“Peraih emas dan best of the best dari Kejurda ini akan masuk ke pemusatan latihan. Dari situ akan ditentukan siapa yang berangkat ke Fornas. Semua diputuskan bersama pelatih, pengurus wilayah, sampai dojang,” terangnya.
Ucapan terima kasih disampaikan Defriansyah kepada Pembina ITF Sumut, Paul Baja M Siahaan, atas dukungan penuh yang diberikan. Ia juga berharap Paul Baja bisa hadir langsung pada pembukaan Fornas nanti. Tak ketinggalan, apresiasi diberikan kepada Kadisporasu yang telah memfasilitasi arena pertandingan.
Defriansyah berpesan agar para atlet tidak cepat puas.
“Entry by name sudah selesai. Yang belum terpilih ke Fornas VIII jangan berkecil hati. Terus berlatih untuk kesempatan berikutnya,” tutupnya.(sp)


















































