- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Respon Polsek Bengkong Lakukan Penanganan Kebakaran, 4 Kamar Kos Ludes

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Polsek Bengkong menunjukkan respons yang cepat dalam upaya penanggulangan pemadaman kebakaran di Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa ini terjadi di kamar kosan Blok D, Nomor 08, RT 003/RW 004, Kelurahan Bengkong Indah, sekitar pukul 15.15 WIB. empat kamar ludes terbakar.
Kebakaran dimulai ketika salah seorang warga bernama Suyadi (59 tahun) melihat api dari ujung salah satu kamar kos-kosan berlantai 2 dan berteriak.
Warga yang mendengar sontak bergegas mencari sumber api dan menghubungi pemilik rumah bernama Agung Sembodo (48 tahun). Namun si jago merah dengan cepat merembet kamar kosan lainnya.
Kendati demikian, berkat kerja keras dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan pihak kepolisian dibantu warga setempat, api berhasil dipadamkan sepuluh menit kemudian, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan bersama Anggota Piket Reskrim dan Batara Biru langsung ke lapangan, dalam menerima segala laporan pengaduan dari masyarakat.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Marihot Pakpahan menjelaskan bahwa, petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan jalur dan tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan sementara konsleting listrik dari stok kontak di dalam kamar kos-kosan (sumber api, red),” ungkap Pakpahan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2024) sore.
Beliau menuturkan, kamar yang terbakar itu ditinggal penghuninya untuk bekerja dalam keadaan stok kontak listrik mati.
Atas peristiwa ini, Pakpahan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di area yang memiliki potensi kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian materil sekitar kurang lebih Rp30 juta yang dialami pemilik rumah kos,” tukasnya.(red).


















































