- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Rasa Haru dan Tangis Hiasi Perpisahan SMPN 6 Batam

Keterangan Gambar : Guru Wali Kelas SMPN 6 Batam, Parange Humisar saat mengalungkan medali perpisahan dengan salahsatu muridnya, Senin(29/5/2023).
MELAYUNEWS.COM, BATAM - SMP Negeri 6 Batam melepas perpisahan 351 murid kelas IX angkatan 31 di Harmoni One Hotel and Convention Centre, Senin (29/5/2023).
Ada pemandangan mengharukan dalam perpisahan 351 murid kelas IX, yang telah mengantarkan mereka tiga tahun menimba ilmu dalam kebersamaan suka dan duka.
Saat salam perpisahan murid kelas IX dengan semua guru disusun memanjang, banyak murid yang tersedu-sedu meneteskan air mata khususnya murid perempuan usai menyalami para guru.
Bahkan, sejumlah murid memeluk gurunya sambil menangis haru. “Jangan difoto Bang, malu. Sedih hati ini bercampur haru,” ujar seorang murid menutup muka sambil menyeka air mata.
Ditanya apa yang membuatnya sedih. Dikatakan murid itu, lirik dan musik lagu “Terima Kasih Guruku” yang mengiringi di acara salam perpisahan itu, yang membuatnya larut dalam suasana kebatinan mendalam.
“Bagaimana Bang ya, nggak bisa diceritakan. Teringat jasa guru yang membimbing kita, teringat tingkah laku waktu belajar. Semua campur aduk. Semoga Tuhan membalas jasa mereka,” kata murid lainnya.
Ketua Panitia Perpisahan Kelas IX Angkatan 31 SMP Negeri 6 Batam, Mulyadi Nasution, mengatakan, sengaja membuat perpisahan ini spesial untuk membanggakan orang tua dan murid, yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Banyak suka dan duka dialami murid angkatan 31 ini. Mereka belajar online saat pandemi Covid-19. Alhamdulillah, Covid-19 telah berlalu dan komite sekolah berinisiatif, memberikan apresiasi bagi murid dan guru,” ujar Mulyadi, pemegang sabuk hitam Tae Kwon Do ini.
Beberapa murid menampilkan performance terbaik, yang pernah diraih SMP Negeri 6 mewakili Batam diajang kompetisi.
Seperti penampilan regu pramuka, mereka merupakan persiapan lomba tingkat penggalang secara nasional di Cibubur mewakili Provinsi Kepri.
Ada penampilan pantomim, penari persembahan, lomba kreativitas diiringi lagu, group band OSIS SMP Negeri 6, tari daerah, dan lainnya.
“Alhamdulillah, penampilan murid-murid SMP Negei 6 sangat luar biasa. Penampilan mereka seolah anak-anak dewasa yang profesional. Saya bangga menyekolahkan anak saya di SMP 6,” ujar Susi, salah seorang wali murid mendampingi perpisahan anaknya.
Kepala SMP Negeri 6, Wagiyem SPd MM, memberikan wejangan kepada murid yang akan melanjutkan pendidikan, agar terus semangat dan bersungguh-sungguh menuntut ilmu.
“Sehingga, apa yang dicita-citakan membanggakan diri sendiri dan mempersembahkan yang terbaik untuk orang tua, yang telah bersusah payah mendidik dan membiayai sekolah,” pesannya.
Dalam perpisahan SMP Negeri 6 ini, turut hadir Pemerintah Kota Batam dalam hal ini Raja Syamsul Bahari SKom selaku Lurah Sungaipanas, Ketua Komite SMP Negeri 6 Raf Mustika, pengawas sekolah Dinas Pendidikan Kota Batam, dan seluruh orang tua alumni angkatan 31 SMP Negeri 6.(red)


















































