- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Petugas Gabungan Tertibkan Bangunan dan Tambang Pasir Liar di Wilayah KKOP

Keterangan Gambar : Petugas gabungan saat menertibkan bangunan liar dan penambangan pasir liar di wilayah KKOP Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
KORANBATAM.COM - Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim bersama petugas Direktorat Pengamanan Aset (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam melaksanakan patroli gabungan di wilayah Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Hang Nadim Batam. 70 personel gabungan diterjunkan ke lokasi.
Kali ini petugas gabungan melakukan penertiban bangunan liar dan penambangan pasir liar, yang dipimpin oleh Letda Pembekalan (Kal) Baharuddin dari Lanud Hang Nadim dan Yang tertua dr TNI AU, letda kal Baharuddin, Toni Febri dari Ditpam BP Batam.
Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Hang Nadim, Letkol Penerbang (Pnb) Iwan Setiawan, melalui Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpot Dirga) Lanud Hang Nadim, Sersan Agus Sugianto, mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada penambangan pasir liar, dan pembukaan lahan baru untuk dijadikan kebun.
“Ini sebagai salah satu upaya kami untuk menjaga keselamatan operasional penerbangan,” ujar Sersan Agus, Senin (29/3/2021).
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal atau pun di luar wilayah KKOP, agar tidak melakukan kegiatan penambangan pasir dan membuka lahan baru di wilayah tersebut karena dapat mengganggu aktivitas penerbangan di wilayah Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
“Kami akan lebih menggencarkan lagi kegiatan patroli gabungan ini untuk menjaga keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam,” tegasnya.
Ke 70 personel gabungan tersebut terdiri dari 20 prajurit Lanud Hang Nadim dan 50 petugas Ditpam BP Batam.
(winter)


















































