- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
Pertumbuhan Ekonomi Anambas Alami Tren Positif

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, dan mengalami peningkatan dari triwulan ke triwulan berikutnya.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik perkembangan ekonomi kita sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan' dan terus menguat dari triwulan ke triwulan," sebut Aneng dalam acara Musrenbang, Kamis (26/02/2026).
Aneng juga memaparkan secara rinci pertumbuhan ekonomi daerah, dana pada triwulan ketiga tahun 2025 tumbuh hingga mencapai 15,71 persen.
"Pada triwulan pertama ekonomi daerah tumbuh sebesar 2,28 persen. Angka ini kemudian melonjak cukup tinggi, menjadi 12,68 persen pada triwulan kedua. Dan kembali meningkat menjadi 15,71 persen pada triwulan ketiga. Artinya, aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di kepulauan Anambas semakin cepat dan produktif," paparnya.
Selanjutnya, terang Aneng, jika dilihat dari sumber penggeraknya, sektor utama seperti, perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penopang terbesar, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
"2,25 persen pada triwulan pertama dan melonjak hingga 14,46 persen pada triwulan kedua dan naik ke 17,82 persen pada triwulan ketiga, " lanjutnya.
Ia menekankan, moment kebangkitan ekonomi daerah harus dijaga bersama dengan perencanaan pembangunan tahun 2027 yang tepat sasaran, agar kemajuan ekonomi yang diraih benar benar dirasakan oleh masyarakat.(Ferengki).







































_jpg.jpg)











