- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Pertajam Rencana Proyek Prioritas Strategis, Kepala Bappenas Gelar Rakor di Batam

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membuka secara resmi Rapat Koordinasi dengan para Gubernur se-Sumatera Tahun 2022 di Batam. Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka penajaman rencana proyek prioritas strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di daerah tahun 2023.
Suharso Monoarfa menyampaikan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Gubernur, Sekretaris Daerah, dan Kepala Bappeda, memegang peranan penting agar perencanaan RKP 2023 dapat berjalan dengan baik. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.
"Kami merasakan kegiatan ini relatif efektif untuk sinkronkan kegiatan pembangunan Pusat dan Daerah. Dengan sinkronisasi tidak hanya APBN yang bisa diefisiensikan, namun juga APBD," kata Suharso Monoarfa di Best Western Premier Hotel Panbil Batam, Rabu (23/3/2022).
Menurut Suharso, seluruh kegiatan di Kementerian dan lembaga tentunya digunakan untuk pembangunan di daerah, tinggal dilihat prioritas dan keperluan daerah yang dibutuhkan.
Seperti saat ini, Bappenas melalui tim telah melakukan beberapa kali kunjungan ke beberapa Provinsi di Indonesia untuk melakukan studi opname terkait perspektif pembangunan apa saja yang bisa dibantu dari Provinsi yang dituju guna percepatan pembangunan di daerah.
"Potret yang didapatkan didaerah selanjutnya dipelajari oleh Bappenas dan didiskusikan dengan Provinsi terkait untuk melihat apa yang bisa lakukan untuk pembangunan dan kemajuan bagi daerah," ujar dia.(liputan6.com/PR)


















































