- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Penuhi Permintaan Sekolah, Kuasa Hukum PT CCCII: Percaya Puing Tidak Berbahaya

Keterangan Gambar : Surat permohonan bantuan dari pihak sekolah(ist)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Puing PT China Communications Contruction Industry Indonesia (CCCII) dipercaya tidak berbahaya bagi lingkungan sekitarnya.
Puing yang diberikan PT CCCII tersebut untuk melakukan penimbunan di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 012 Sagulung aman.
Dan puing yang digunakan untuk mengatasi banjir dan lumpur itu pun sesuai dengan permintaan dari SDN 012 Sagulung.
Dijadikan timbunan puing milik PT CCCII itu berdasarkan surat permohonan bantuan dari SDN 012 Sagulung dengan nomor 285/421.4/SD.VIII/2022.
Dalam surat permohonan bantuan sisa pecahan beton alias puing itu ditandatangani Kepala SDN 012 Sagulung, Imam dan Lurah Sungai Pelenggut.
Melalui surat itu, SDN 012 Sagulung mengajukan permohonan ini dengan pertimbangan banyaknya jalan yang rusak dan berlubang.
Dan kondisi ini, pihak sekolah kesulitan beroperasi didalam terutama pada saat kondisi hujan.
Untuk itu, pihak sekolah memerlukan sisa pecahan beton guna untuk pemerataan jalan yang rusak, berlubang, becek dan berlumpur.
Menyikapi permohonan bantuan SDN 012 Sagulung ini, PT CCCII melalui kuasa hukumnya, Taufik menyebutkan adanya kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan.
"Kita berikan puing itu untuk membantu sekolah. Ini bentuk kepedulian perusahaan. Bahkan, biaya pengangkutan kita tanggung," kata Taufik.
Lebih jauh, Taufik menyebutkan puing yang diberikan untuk mengatasi kesulitan lingkungan itu, dipercaya tidak berbahaya untuk lingkungan itu sendiri.
"Material puing itu aman bagi lingkungan. Tidak seperti yang disampaikan dalam pemberitaan yang ada," katanya.(rls/red)







































.jpg)











