Berita Terkini
- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Pemko Batam Tingkatkan Indikator Kesejahteraan Masyarakat

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar tindak lanjut pembahasan langkah – langkah dalam rangka peningkatan indikator kesejahteraan masyarakat, di Ruang Rapat Hang Nadim Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/4/2023).
Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari dua rangkaian acara dengan Kementerian Keuangan, dimana untuk memperolah Insentif fiskal Kota Batam perlu melengkapi indikator yang disyaratkan terkait kesejahteraan masyarakat. “Utama kita ingin meraih insentif fiskal yang dijanjikan pusat salah satunya dengan cara menanggulangi kemiskinan,” ujar Desman, Kepala Bidang Anggaran BPKAD.
Insentif fiskal sendiri merupakan bentuk penghargaan bagi para otoritas daerah, yang memiliki kinerja baik dalam percepatan belanja daerah, penggunaan produk dalam negeri, penurunan tingkat pengangguran, penggunaan anggaran belanja daerah yang berdampak terhadap penurunan tingkat kemiskinan, penurunan tingkat stunting, hingga pengendalian inflasi daerah. “Kita mendukung BPS Kota Batam untuk mengumpulkan data penanggulangan kemiskinan dan pengangguran 2023 dari para OPD di lingkungan Pemko Batam,” katanya.
Pemko Batam berharap, dengan sinergi dan kolaborasi dengan BPS Kota Batam pihaknya dapat menganalisis tingkat kemiskinan dan program, serta sasaran prioritas.
“Harapannya, dengan memberikan data angka kemiskinan ke BPS usaha kita yang disampaikan sebagai bahan pertimbangan dapat menanggulangi kemiskinan sehingga angka kemiskinan bisa menurun di Kota Batam, dan Batam dapat memperoleh Insentif fiskal,” ujarnya.
Menurutnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi sejak awal tahun 2023 sudah melakukan berbagai langkah guna mengatasi masalah kemiskinan, salah satunya melalui pendistribusian sembako subsidi. “Masalah mengatasi dan menekan angka kemiskinan di Kota Batam ini juga merupakan konsen dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” ucapnya.
Dimana dana insentif daerah tersebut nantinya dapat digunakan untuk berbagai kegiatan percepatan pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, menuju Batam Kota Baru. (MCB).
Komentar Facebook


















































