Pemko Batam Dukung Program Kemendikbud Soal Sekolah Penggerak
Reporter : MELAYUNEWS.COM 16 Feb 2021, 09:08:19 WIB METROPOLITAN
Pemko Batam Dukung Program Kemendikbud Soal Sekolah Penggerak

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, saat membuka sosialisasi Sekolah Penggerak di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Kota Batam, Senin (15/2/2021).


KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sekolah Penggerak. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, saat membuka sosialisasi Sekolah Penggerak di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Kota Batam, Senin (15/2/2021).

“Program Sekolah Penggerak merupakan program pemerintah agar pelajar memiliki karakter. Menunjang program ini, tentu perlu Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni,” kata Jefridin.

Ia pun berpesan, agar kepala sekolah yang ikut sosialisasi dapat menggali informasi terkait program baru tersebut. Ia juga menginstruksikan kepala sekolah menyampaikan dan ikut menyosialisasikan program Sekolah Penggerak tersebut.

“Yang hadir hari ini, pahami baik-baik terkait program Sekolah Penggerak. Dan nanti sampaikan kepada kepala sekolah yang belum sempat hadir,” ujarnya.

Untuk diketahui, program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.

Adapun program Sekolah Penggerak pada tahun ajaran 2021/2022, program itu akan melibatkan 2.500 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 110 kabupaten/kota, tahun ajaran 2022/2023, akan melibatkan 10.000 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota, tahun ajaran 2023/2024 melibatkan 20.000 satuan pendidikan di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota selanjutnya sampai 100 persen satuan pendidikan menjadi sekolah penggerak.

“Untuk di Kepulauan Riau (Kepri), baru Batam yang menerapakan program Sekolah Penggerak. Persetujuan keikutsertaan Batam dalam program ini telah ditandatangani Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, pada Januari lalu,” ujarnya.

Di lokasi sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan bersyukur untuk 2021 ini sekolah di Batam dijadikan percontohan program Sekolah Penggerak. Adapun sekolah yang menjadi percontohan di antaranya dua Taman Kanak-kanak (TK), tujuh Sekolah Dasar (SD), lima Sekolah Menengah Pertama (SMP), empat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan dua Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Mudah-mudahan ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Hendri.

Ia berharap, dari 51 sekolah yang ikut sosialisasi Sekolah Penggerak, dapat memahami dengan baik. Dalam sosialisasi itu, dipaparkan terkait program, tujuan, hingga menggerakkan sekolah lain agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing sekolah.

“Tujuan akhir yang diharapkan Mendikbud RI, semua sekolah menjadi Sekolah Penggerak. Dari jumlah sekolah yang akan menjadi percontohan, akan dilakukan seleksi untuk menerapkan program nasional tersebut di Kota Batam,” katanya.





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;