- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I akan Relokasi ke Tanjung Momong

Keterangan Gambar : Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE saat di wawancara oleh awak media, Senin(12/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRPRKP) memberikan keterangan terkait Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa yang akan direnovasi.
Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE mengatakan akan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada disepanjang jalan SP I, untuk lahan relokasinya berada di Tanjung Momong.
"Rencananya dalam satu bulan ini, kami melaksanakan pekerjaan di lahan relokasinya dan bulan depannya jalan SP I sudah bisa mulai dibongkar khusus 300 meter untuk pekerjaan tahap pertama," ucap Syarif saat diwawancarai awak media ini, Senin (12/06/2023).
Syarif juga mengatakan bahwa, Pemda sudah memberikan pagu kepada Dinas PUPRPRKP sebesar Rp. 200.000.000 untuk membuat kamar mandi, menara air dan tanki air, menyiapkan listrik sekitar 20 Ampere, kemudian sisanya akan dibuat paving blok untuk menaruh meja dan kursi bagi para pedagang yang akan berjualan disana.
"Kami membuat lokasi untuk PKL ini semi permanent, ya kalau untuk permanentnya Saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikan penjelasan karna lahan itu, lahan Gedung Olahraga (GOR) makanya kami membuatnya di sisi jalan GOR itu supaya pada saat ada pekerjaan GOR, tidak mengganggu," jelas Syarif.






































.jpg)












