- Polda Kepri Tebar Sembako dan Silaturahmi, Warga Demak Siap Pertahankan Kondusivitas Batam
- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
Pamitan ke Warga Sungai Ungar, Isdianto Ungkap Alasannya Menggugat Di MK

Keterangan Gambar : Isdianto (paling kiri) ketika berpamitan kepada masyarakat Sungai Ungar, Pulau Kundur, Kabupaten Karimun. /humas
KORANBATAM.COM, KARIMUN - Menjelang berakhirnya tugas sebagai Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Isdianto menggelar pamitan kepada masyarakat di Sungai Ungar, Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, Sabtu (6/2/2021).
Isdianto yang pada kesempatan itu, juga menggelar doa bersama dan peresmian rumah Tahfiz Miftahul Ulum di kampung halamannya itu.
“Pada 12 Februari nanti, masa tugas saya berakhir. Saya undur diri dan pamit. Jika saya dalam memimpin banyak kekurangan saya mohon maaf,” kata Isdianto.
Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kepri ini juga memohon restu kepada masyarakat agar dapat mendoakan agar hasil sidang di Mahkamah Konstitusi mendapatkan hasil yang memuaskan.
“Saya minta betul doa dari masyarakat, agar langkah saya di Mahkamah Konstitusi (MK) dimudahkan. Saya menggugat di MK, karena saya merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Aturan membolehkan menggugat, jadi saya pakai hak saya untuk menggugat. Sah-sah saja,” kata Isdianto.
Jika Mahkamah Konstitusi tidak mengabulkan permohonannya, ia mengatakan akan menerima hasil dengan lapang dada.
“Kalau hasilnya tidak sesuai apa yang kita inginkan, saya dengan ikhlas menerima hasil ini. Mungkin ini yang terbaik. Dan saya tidak akan melupakan masyarakat Kepri. Jika Allah mengizinkan, saya akan ikut lagi di Pilkada berikutnya,” pungkasnya.
(red)







































.jpg)











