- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Nuzul Quran Menjadi Pengingat bagi Seluruh Umat Muslim untuk menjadikan Al-Quran sebagai Pedoman Hidup

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas, Raja Bayu.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu menghadiri peringatan malam Nuzul Qur'an 17 Ramadhan 1447 Hijriah bersama Sekretaris Daerah, Sahtiar dan para kepala OPD pemerintahan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Peringatan malam Nuzul Qur'an tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Ma'mur, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, pada Jumat (06/03/2026) malam.
Dalam sambutannya, Raja Bayu menyampaikan peringatan malam Nuzul Qur'an tidak hanya sekedar untuk mengingat sejarah turunnya Al-Quran, akan tetapi menjadi pengingat bagi seluruh umat muslim untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan sumber nilai, serta sebagai cahaya membangun pribadi, masyarakat dan daerah.
"Al qur'an mengajarkan kita tentang persaudaraan, keadilan, amanah, kerja keras dan tanggungjawab, nilai nilai inilah yang harus kita jadikan pondasi dalam membangun kabupaten Kepulauan Anambas, "ucap Raja Bayu.
Dengan demikian, lanjutnya maka akan lahir masyarakat yang berdaya saing, inovatif, agamis, unggul di bidang maritim untuk menuju masyarakat yang maju dan sejahtera.
Ia juga menekankan pentingnya keharmonisan ditengah tengah kehidupan masyarakat dan memperkuat sinergi seluruh elemen untuk menuju daerah yang lebih maju.
"Kita perkuat ukhuah dan sinegi untuk memperkuat daerah, menuju Anambas maju. Ukhuah bukan hanya persaudaraan dalam arti sempit, tetapi persaudaraan dalam keberagaman, persaudaraan antar umat, antar lembaga, antar perangkat daerah, serta antar pemerintah dan masyarakat," terangnya.
Menurutnya tanpa persatuan dan kebersamaan, mustahil pembangunan daerah dapat berjalan dengan optimal.(ferengki).


















































