- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Musrenbang Kelurahan, Wakil Walikota Ajak Kedepankan Skala Prioritas

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih, berdiri) dalam acara Musrenbang tingkat kelurahan. (Foto istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk dikerjakan Tahun 2022 mulai digelar. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan hendaknya pembahasannya mengedepankan azas prioritas.
Kali ini, Kelurahan Baloi Indah Lubuk Baja menjadi kelurahan pertama yang menggelar kegiatan tersebut.
“Berdiskusilah secara baik dengan hati yang lapang, tidak ngotot tanpa arah yang berdasar pada skala prioritas atau tingkat urgensinya,” ujar Amsakar.
Ia mengingatkan, realisasi pembangunan erat dengan ketersedian anggaran. Menurut dia, sekali waktu pernah dihitung total usulan dari kelurahan mencapai Rp 9 triliun rupiah. Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam terbatas. Sebagai contoh, APBD Batam Tahun 2022 yang diproyeksikan hanya Rp 3,1 triliun rupiah.
“Jadi tidak bisa serta merta sekaligus terkafer,” katanya.
Namun demikian, di tengah keterbatasan yang ada. Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak akan tinggal diam berusaha memaksimalkan segala potensi yang bisa jadi sumber pembangunan umum di Batam. Seperti mengusahakan ke pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga melibatkan Corporate Social Responsibility (CSR).
“Yang patut kita syukuri, sejauh ini berkat bersatu padunya kita semua, ada saja jalan pembangunan walau APBD terbatas,” imbuhnya.
Amsakar juga menyampaikan berbagai lompatan besar yang lakukan Walikota Batam, Muhammad Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Seperti pembenahan Pelabuhan Batuampar, Bandara Hang Nadim, pembangunan infrastruktur hingga flyover di Simpang Kepri Mall.
“Batam ini akan semakin bedelau. Kita sepatutnya berbangga menjadi warga Batam,” ucapnya, disambut tepuk tangan warga.
Dalam laporannya, Lurah Baloi Indah Ruskandar melaporkan hasil Musrenbang 2020 yang akan dikerjakan Tahun 2021 ini sebanyak 11 kegiatan. Semuanya merupakan proyek semenisasi dengan nilai 1,4 miliar rupiah.
“Selain itu Tahun 2020 walau pandemi, Baloi Indah dapat dua (2) proyek semenisasi dari Dana Alokasi Umum (DAU). Serta satu kegiatan pemberdayaan masyarakat,” terangnya.
Selanjutnya, rencana pembangunan pada Tahun 2022 tergantung pada hasil musyawarah yang berlangsung.
(ril)


















































