- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Musrenbang Kecamatan Sei Beduk, 130 Paket Kegiatan Pemko Batam Telah Dikerjakan

Keterangan Gambar : Musrenbang tingkat Kecamatan Seibeduk di Jawa Melayu 2 Seafood Restaurant, Minggu (21/2/2021).
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melaksanakan sebanyak 130 paket kegiatan di Kecamatan Seibeduk, Batam, tahun 2021 ini. Hal ini diungkapkan Camat Seibeduk, Gufron, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2022 tingkat Kecamatan Seibeduk di Jawa Melayu 2 Seafood Restaurant, Minggu (21/2/2021).
“Nikmat mana lagi yang kita ingin dustakan atas pembangunan yang dilakukan pemerintah di wilayah kita ini,” ujar Gufron.
Sementara itu, kata Gufron, untuk rencana pembangunan tahun 2022 mendatang, total usulan dari empat kelurahan di kecamatan ini mencapai 151 usulan paket kegiatan.
“Ini yang kita akan bahas, mudah-mudahan dengan gencarnya pembangunan Seibeduk semakin maju lagi ke depan,” harap dia.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memastikan pembangunan infrastruktur di wilayah pemukiman terus dilanjutkan melalui Dana Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan. Tahun ini, kata Rudi, PIK mencapai Rp 1,7 miliar, perkelurahan, yang akan ditingkatkan tahun 2022 mendatang menjadi Rp 2 miliar, sementara DAU tambahan biasanya Rp 350 juta perkelurahan.
“Saya ingin seluruh proses (pembangunan) di kelurahan selesai dengan dana ini pada 2024 mendatang,” ujar Rudi.
Bahkan ia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Pusat terkait pembangunan di Batam.
“Saya ingin Batam ini terus berkembang,” ucapnya.
Rudi menyebutkan, tahun ini merupakan tahun emas. Pasalnya, selain menjadi walikota ia juga mejabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Berangkat dari hal ini, dua anggaran dari keduanya dapat dikolaborasikan untuk membangun Batam. Anggaran BP Batam digunakan untuk membangun infrastruktur terkait investasi.
Pada kesempatan ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dapat meningkatkan andil bersama membangun Batam. Menurutnya kebersamaan adalah modal yang besar mewujudkan Batam yang semakin maju.
“Mari kita kompak dan bersatu. Batam ini sedang gencar dibangun, saya juga minta bapak ibu dapat ikut meluruskan jika ada informasi yang bengkok yang beredar,” katanya mengakhiri.


















































