- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
MTQ Provinsi Kepri Sudah Semakin Dekat, Anambas Gesa Persiapan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PUPR Anambas, Andyguna K Hasibuan.(dok)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Sebagai tuan rumah tilawatil qur'an (MTQ) ke-IX tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mempersiapkan sejumlah tempat yang akan dijadikan ajang perhelatan se-provinsi itu. Salahsatunya pengerjaan pembangunan kontruksi Astaka dan penataan masjid Agung terus digesa Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anambas.
Kepala Dinas PUPR Anambas, Andiguna Hasibuan mengatakan, pengerjaan kontruksi persiapan MTQ ditargetkan selesai pada Juni 2022 mendatang. Pihaknya mendesak pihak ketiga yang mengerjakan agar menambah tenaga kerja dan dikerjakan hingga malam hari.
"Kita sudah minta untuk ditambah tenaga kerja dan pengerjaan kita gesa siang dan malam," ujar Andyguna K Hasibuan kepada wartawan, Jumat(13/5/2022).
Untuk pengerjaan pembangunan Astaka dan masjid Agung, kata Andyguna, saat ini sudah mencapai 52 persen, bahkan seluruh material yang akan digunakan untuk membangun itu sudah berada dilokasi.
"Progres pengerjaan pembangunan Astaka sudah mencapai 52% lebih hingga hari ini, dan semua material yang dibutuhkan telah berada di lokasi," kata Kadis PUPR.
Lebih lanjut Andiguna menjelaskan, sedangkan untuk pembangunan masjid agung telah mencapai 45% lebih.
"Pekerjaan yang terkait dengan kebutuhan MTQ akan diusahakan untuk selesai terlebih dahulu, seperti akses masuk dan paving block depan astaka,"ujarnya.
Ketika disinggung mengenai kendala, Andiguna mengatakan, kendalanya pihak ketiga sulit mendapatkan bahan bakar solar untuk alat berat, serta kendala cuaca yang kurang bersahabat karena sering turun hujan.
"Harapan kami semoga persiapan MTQ tingkat Provinsi tidak ada kendala yang berarti. Mohon doanya,"ujar Andyguna. (red)


















































