- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Mi Instan Berbahaya, Jika Terlalu Sering Dikonsumsi

Keterangan Gambar : ilustrasi mi instan. /Shutterstock
KORANBATAM.COM - Mi instan menjadi salah satu makanan yang dekat dengan masyarakat Indonesia. Hal ini lantaran cara masaknya yang praktis dan juga harganya yang cukup terjangkau.
Mi instan yang mengandung banyak natrium bisa jadi cukup berbahaya bila dikonsumsi terlalu sering. Mi goreng mengandung 1070 miligram natrium. sedangkan Mi rebus mengandung natrium sebanyak 1330 miligram.
Padahal, menurut World Health Organization (WHO), jumlah kebutuhan natrium pada tubuh manusia adalah di bawah 2000 miligram. Selain natrium, kandungan lemak dan karbohidratnya pun cukup tinggi.
Hal ini membuat mi instan tak baik bila terlalu sering dimakan. Adapun dampak mengonsumsi mi instan terlalu sering bagi tubuh dari berbagai sumber sebagai berikut:
1. Gangguan pencernaan
Mengonsumsi mi instan terlalu sering atau terlalu banyak dapat mengganggu sistem pencernaan. Hal ini lantaran kandungan serat dan nutrisi pada mi instan cukup rendah.
Sembelit atau susah buang air besar bisa terjadi apabila tubuh tak cukup menerima serat.
2. Stroke
Kandungan natrium yang tinggi bisa menyebabkan gangguan stroke. Kandungan natrium yang tinggi juga bisa menyebabkan penyakit lain seperti penyakit jantung, hipertensi, dan kerusakan ginjal.
3. Obesitas
Mi instan mengandung kalori yang tergolong cukup tinggi. Hal ini lantaran mi instan terbuat dari tepung terigu. Obesitas dapat terjadi bila tubuh memakan banyak karbohidrat tanpa diimbangi dengan aktifitas fisik yang sepadan.
4. Diabetes
Karbohidrat yang tinggi juga dapat memicu diabetes. Karbohidrat di dalam tubuh nantinya akan diubah menjadi glukosa.
Orang yang terlalu sering memakan mi instan tubuhnya akan kesulitan menghasilkan insulin. Padahal insulin tersebut bekerja untuk mengubah glukosa menjadi energi.
Itulah 4 penyakit yang bisa diderita apabila terlalu banyak atau terlalu sering makan mi instan. Jagalah tubuh Anda dengan mengkonsumsi makanan bergizi.
Sumber: Suara.com





































.jpg)












