- Baru Dua Hari Kerja, Karyawan Loundry Bengkong Bawa Kabur Motor Operasional
- Polsek Medan Tuntungan Dalami Kasus Kepemilikan Senjata Tajam, Pelapor Diduga Menghindar saat Dimintai Keterangan
- Pelayanan Kesehatan Bergerak Jangkau Desa Terpencil
- Bupati Aneng Berharap Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Pelajar
- Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kepulauan Anambas Dilantik
- Polda Sumut Terima Bantuan Kemanusiaan dari Polda Kep. Bangka Belitung untuk Korban Bencana
- Peduli Banjir, PT Rapala Distribusikan Puluhan Ton Bantuan ke 20 Desa Terdampak
- Wali Kota Medan Tuntut ASN Berintegritas & Profesional Guna Wujudkan Good Governance
- Bupati Kepulauan Anambas Gerak Cepat Tinjau Lokasi Abrasi di Dusun Pasir Panjang, Desa Landak
- Hari Anti Korupsi, Kajari Anambas Ajak Masyarakat Bersama Perangi Korupsi
Medco E&P Natuna Bersama Generasi Muda Anambas Tanam Lima Ribu Bibit Manggrove

Keterangan Gambar : Medco dan warga Palmatak melakukan penanaman 5.000 batang bibit Mangrove di Desa Putik, Kecamatan Palmatak, Senin (10/11/2025)
MELAYUNEWS. COM, ANAMBAS - Medco E&P Natuna Ltd (Medco E&P), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan Penanaman dan Sosialisasi serta Pelatihan Pembibitan Mangrove di Kepulauan Anambas.
Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga ekosistem mangrove yang memiliki peran penting melindungi pesisir dan mendukung keberlanjutan lingkungan
Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama multi pihak antara Medco E&P Natuna, Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Kementrian Kelautan dan Perikanan bersama Yayasan Kute Siantan Peduli.
Sebanyak 150 pelajar dari beberapa sekolah di Kecamatan Palmatak, Kepuluan Anambas, ikut berpartisipasi langsung melakukan penanaman 5.000 batang bibit Mangrove di Desa Putik, Kecamatan Palmatak, Senin (10/11/2025).
Selain itu, para siswa juga mendapatkan wawasan mengenai kontribusi mangrove terhadap mitigasi perubahan iklim melalui kemampuannya menyerap karbon.
Proses belajar dikemas menarik melalui presentasi visual, video dokumenter, dan diskusi kelompok, serta menghadirkan praktisi mangrove yang berbagi pengalaman pelestarian di Kepulauan Anambas. Melalu kegiatan ini, para siswa mengikuti praktik langsung pembibitan dan perawatan mangrove.
"Kami berharap para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dan semangat menjadi agen perubahan lingkungan,’’ ujar Manager Field Relations & Community Enhancement Medco E&P, Kemal A. Massi.
Sebelumnya Medco E&P juga telah melaksanakan Gerakan Penanaman dan Rehabilitasi Mangrove di Dusun Nuan, Desa Matak, Kecamatan Kute Siantan, serta Dusun Muntai, Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah.
Sebanyak 3.500 bibit mangrove hasil pembibitan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) lokal ditanam dengan melibatkan pelajar, masyarakat, dan kelompok pemerhati lingkungan. Kegiatan ini menerapkan metode rumpun berjarak dan polibag, disertai monitoring dan penyulaman rutin untuk memastikan keberhasilan pertumbuhan.
Selain memberikan manfaat ekologis, program ini juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembibitan dan pengelolaan kawasan mangrove, serta membuka peluang pengembangan ekowisata berbasis lingkungan di Kepulauan Anambas.
“Pelestarian mangrove bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga tentang membangun kesadaran, tanggung jawab, dan masa depan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir,” ungkap Kemal.
Kepala SMPN 1 Palmatak, Sugianto, S.Pd mengapresiasi inisitif yang telah dijalankan Medco E&P tersebut.
"Kami SMP 1 Palmatak mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Medco E&P yang telah
melaksanakan sosialisasi pentingnya mangrove bagi masyarakat kepulauan, harapannya kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja dan kerja sama kita akan berlanjut dikegiatan yang akan datang,’’ ucap Sugianto.
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMPN 2 Piabung, Nurul Jumardiana. “Kami pihak sekolah mengucapkan terimakasih atas kegiatan sosialisasi pentinganya ekosistem mangrove bagi masyarakat kepulauan yang di iniisiasi oleh Medco Energi, untuk keberlanjutan program sekolah kami sangat berharap untuk dilibatkan dalam proses penanamannya,” ujar Nurul.(Ferenki/red).


















































