- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
KPU Anambas Jadwalkan Sortir Lipat Surat Suara Untuk Pilkada 2024 di Tanggal 2 November

Keterangan Gambar : Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Padillah, S.Kom.,
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Logistik surat suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau serta Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas telah sampai di Tarempa.
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Anambas, Padillah, S.Kom., menyebutkan bahwa surat suara tersebut berjumlah 36.024 lembar sesuai dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Anambas.
Untuk itu, Padillah merencanakan pada tanggal 2 November 2024, pihaknya akan melakukan sortir lipat surat suara.
"Insya Allah kita akan mulai sortir lipat surat suara di tanggal 2 November ini," sebut Padillah saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp oleh media ini, Kamis (31/10/2024).
Untuk petugas yang akan melakukan sortir lipat surat suara tersebut, Padillah menyampaikan bahwa telah terpenuhi bahkan telah melebihi karena yang dibutuhkan itu sebanyak 15 orang sementara yang mendaftar ada sebanyak 28 orang.
"Nanti kita bagi orang-orangnya, kita selesaikan dulu yang pelipatan, kemudian nanti kita lanjutkan setting packing," sebutnya.
Selain itu, Padillah menerangkan bahwa ada beberapa item logistik untuk Pilkada 2024 ini yang belum terpenuhi diantaranya, Alat Bantu Tunanetra (ABTN) sebanyak 112 lembar sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Secara kebutuhan ada beberapa item yang belum terpenuhi, tapi semuanya sudah berproses dan sedang dalam perjalanan. Tapi yang pokok-pokoknya sudah sampai semua," terangnya. (Johanda).


















































