- Peringatan Sumpah Pemuda, Bupati Anambas Bacakan Amanat Menteri Pemuda dan Olahraga
- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
Ketua Kadin Minta Aparat Selidiki Kelangkaan BBM di Anambas

Keterangan Gambar : Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Permasalahan kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Kepulauan Anambas seakan tak pernah usai. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang berbondong-bondong membeli BBM jenis Pertalite di pedagang pengecer BBM yang berada disekitar kota Tarempa pada Minggu, 15 Mei 2023.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Anambas untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM tersebut.
" Kita meminta APH dalam hal ini Kepolisian untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM ini. Kita ingin tau apa penyebabnya, kalau ada penyelewengan mohon segera ditindak. Karena persoalan BBM merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat," ucap Nasrul.
Menurut Nasrul, persoalan kelangkaan BBM ini perlu diatasi dan dicari jalan keluarnya, agar hal seperti ini tidak terjadi secara terus-menerus. Karena jika kondisi seperti ini terus terjadi, maka akan mengganggu perputaran ekonomi dan aktifitas masyarakat.
" Jadi inti permasalahan seperti ini harus dicari apa inti penyebabnya, kan tidak mungkin baru beberapa hari saja masuk BBM tapi sudah habis. Maka, patut diduga ada permainan disini," kata Nasrul.
Sementara itu, salah satu masyarakat Kecamatan Siantan, Rohadi mengatakan, mendengar kabar akan putusnya BBM jenis pertalite di Anambas, Diapun dengan sigap membeli untuk kebutuhannya.
" Saya baru beli minyak 4 botol sejak pertalite masuk seusai kelangkaan 3 hari lalu, eh sekarang sudah habis lagi. Sebenarnya ada apa dengan distribusi BBM di Anambas ini," ujar Rohadi. (Johanda)






































.jpg)












