- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Ketua Kadin Minta Aparat Selidiki Kelangkaan BBM di Anambas

Keterangan Gambar : Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Permasalahan kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Kepulauan Anambas seakan tak pernah usai. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang berbondong-bondong membeli BBM jenis Pertalite di pedagang pengecer BBM yang berada disekitar kota Tarempa pada Minggu, 15 Mei 2023.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Anambas untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM tersebut.
" Kita meminta APH dalam hal ini Kepolisian untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM ini. Kita ingin tau apa penyebabnya, kalau ada penyelewengan mohon segera ditindak. Karena persoalan BBM merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat," ucap Nasrul.
Menurut Nasrul, persoalan kelangkaan BBM ini perlu diatasi dan dicari jalan keluarnya, agar hal seperti ini tidak terjadi secara terus-menerus. Karena jika kondisi seperti ini terus terjadi, maka akan mengganggu perputaran ekonomi dan aktifitas masyarakat.
" Jadi inti permasalahan seperti ini harus dicari apa inti penyebabnya, kan tidak mungkin baru beberapa hari saja masuk BBM tapi sudah habis. Maka, patut diduga ada permainan disini," kata Nasrul.
Sementara itu, salah satu masyarakat Kecamatan Siantan, Rohadi mengatakan, mendengar kabar akan putusnya BBM jenis pertalite di Anambas, Diapun dengan sigap membeli untuk kebutuhannya.
" Saya baru beli minyak 4 botol sejak pertalite masuk seusai kelangkaan 3 hari lalu, eh sekarang sudah habis lagi. Sebenarnya ada apa dengan distribusi BBM di Anambas ini," ujar Rohadi. (Johanda)


















































