- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Kepala Dinas Kominfo Batam Ajak Warga Bijak Menggunakan Medsos

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batam, Azril Apriansyah.
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Azril Apriansyah, mengajak masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Hal itu ia sampaikan menyikapi banyaknya beredar gambar dan video korban kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sagulung, belum lama ini.
Azril mengatakan, masyarakat diminta memahami situasi yang ada demi menjaga perasaan keluarga terkait. Ia mengaku banyak keluhan masuk ke pihaknya terkait gambar dan video korban kebakaran yang kadung tersebar di media sosial Facebook, YouTube, hingga sejumlah grup WhatsApp.
Bahkan, kata dia, beberapa video dan gambar yang diunggah tersebut menunjukkan kondisi korban yang hangus terbakar tanpa adanya sensor atau sebagainya.
“Mari sama-sama kita bijak dalam bermedia sosial. Kita juga pasti tahu mana yang patut diunggah ataupun tidak,” ajak Azril, Rabu (17/2/2021).
Azril mengaku, sosialisasi dan ajakan untuk bijak dalam bermedia sosial terus ia lakukan agar masyarakat makin memahami. Ia tak memungkiri, di era teknologi seperti saat ini, penggunaan medsos tidak bisa lagi dapat terbendung dan dihindari. Namun, dengan terus diberi pemahaman, ia berharap masyarakat makin bijak bermedia sosial.
“Perkembangan teknologi informasi begitu cepat, tinggal kita berfikir sebagai masyarakat mau menjadi pengguna medsos yang seperti apa? Jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata dia.
Azril mengaku, selain untuk mencegah unggahan yang tidak perlu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi hoaks. Ia mengajak masyarakat memilah dan selektif dalam menerima informasi.
“Jangan sampai dapat informasi ditelan mentah-mentah dan ikut menyebarkan. Perlu diverifikasi kebenaran informasi yang ada,” katanya.

















































