- Tips Mudik 2026 Aman ala Polsek Bengkong, Nyaman dan Selamat sampai Tujuan
- Nuzul Quran Menjadi Pengingat bagi Seluruh Umat Muslim untuk menjadikan Al-Quran sebagai Pedoman Hidup
- IKIAD Anambas Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan
- Jajaran Polsek Bengkong Tangkap Pelaku Curanmor, Ngaku Terdesak Bayar Kos dan Makan
- Polres Sergai Gagalkan Peredaran Sabu di Pantai Cermin, 3 Klip Barang Bukti Disita
- Wujudkan Institusi Bersih, Polres Sergai Gelar Deteksi Dini Lewat Cek Urine
- Diduga Penyebap Gaduh Kota Medan, Pejabat ini Bawa Draft Surat Edaran Langsung ke Wali Kota
- Selain Patroli, Babinsa Koramil 002 Tarempa Bantu Warga Perbaiki Teras Rumah
- Bupati Anambas Kunjungi BUMDes Kuala Sejahtera yang Kelola Ternak Ayam Petelur
- Ketua PKK Anambas Telusuri Gang Salurkan Bantuan kepada Warga
Kemenag Tatapkan Idul Fitri 1444 Hijriah Jatuh 22 April

Keterangan Gambar : Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).(detik.com)
MELAYUNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada 22 April 2023. Hal itu ditetapkan setelah Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas langsung memimpin sidang isbat yang dihadiri oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, ormas Islam, para ahli ilmu falak, BMKG, dan anggota tim hisab Kemenag.
Indonesia bersama negara ASEAN masuk dalam anggota MABIMS, telah menyepakati kriteria hilal tinggi hilal 3 derajat sudut elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan hisab, posisi hilal di Indonesia tidak memenuhi kriteria MABIMS baru, sidang isbat secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu 22 April 2023 Masehi," kata Menag Yaqut dilansir dari detikNews.
Menag juga berpesan agar jika ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1444 H tersebut, agar masyarakat tidak menonjolkan perbedaan. "Kita berharap umat muslim di Indonesia menaati apa yang suah diputuskan pemerintah jika ada perbedaan penetapan Idul Fitri harap dihormati," tambahnya. (red)
Sumber : detik.com
















































