- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Kemenag Tatapkan Idul Fitri 1444 Hijriah Jatuh 22 April

Keterangan Gambar : Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).(detik.com)
MELAYUNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada 22 April 2023. Hal itu ditetapkan setelah Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas langsung memimpin sidang isbat yang dihadiri oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, ormas Islam, para ahli ilmu falak, BMKG, dan anggota tim hisab Kemenag.
Indonesia bersama negara ASEAN masuk dalam anggota MABIMS, telah menyepakati kriteria hilal tinggi hilal 3 derajat sudut elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan hisab, posisi hilal di Indonesia tidak memenuhi kriteria MABIMS baru, sidang isbat secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu 22 April 2023 Masehi," kata Menag Yaqut dilansir dari detikNews.
Menag juga berpesan agar jika ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1444 H tersebut, agar masyarakat tidak menonjolkan perbedaan. "Kita berharap umat muslim di Indonesia menaati apa yang suah diputuskan pemerintah jika ada perbedaan penetapan Idul Fitri harap dihormati," tambahnya. (red)
Sumber : detik.com


















































