- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
Kampung Moderasi Beragama Dilaunching di Anambas

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra saat melaunching Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu(26/7/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Bupati Kepulauan Anambas membuka sekaligus meresmikan acara Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Tahun 2023 di Gedung BPMS Tarempa pada, Rabu (26/07/2023).
Program Kampung Moderasi Beragama tersebut bertujuan untuk menyatukan berbagai perbedaan terutama dalam hal agama atau kepercayaan dan saling menghargai serta menjunjung toleransi sehingga kampung moderasi bisa dijadikan sebagai Gold Modern bagi seluruh wilayah di Indonesia mengenai indahnya rasa persatuan dalam berbagai perbedaan.
Dalam pidatonya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra mengatakan bahwa, dari sudut pandangan agama, keragaman adalah anugerah dan kehendak Tuhan, jika Menghendaki tentu tidak sulit membuat hamba- hamba-Nya menjadi seragam dan satu jenis saja, tapi Dia memang maha menghendaki agar umat manusia beragam, bersuku-suku, berbangsa-bangsa dengan tujuan agar kehidupan menjadi dinamis, saling belajar dan saling mengenal satu sama lain.
"Sikap ekstrem biasanya akan muncul manakala seorang pemeluk agama tidak mengetahui adanya alternatif kebenaran tafsir lain yang bisa ia tempuh, dalam konteks inilah moderasi beragama menjadi sangat penting untuk dijadikan sebagai sebuah cara pandang (perspektif) dalam beragama," ucap Wan Zuhendra.
Ia juga mengatakan bahwa konstitusi menjamin kemerdekaan umat beragama dalam memeluk dan menjalankan ajaran agama sesuai dengan kepercayaan dan kenyakinannya masing-masing.
"Ideologi negara kita Pancasila, sangat menekankan terciptanya kerukunan antar umat beragama. Indonesia bahkan menjadi contoh bagi bangsa-bangsa di dunia dalam hal keberhasilan mengelola keragaman budaya dan agama serta dianggap berhasil dalam hal menyandingkan secara harmoni bagaimana cara beragama sekaligus bernegara," ujar Wan Zuhendra.
Ia menjelaskan bahwa Kampung Moderasi Beragama merupakan tindak lanjut dari program nasional melalui Kementerian Agama RI dengan mencanangkan 1500 titik Kampung Moderasi Beragama di seluruh Indonesia.
"KMB ini adalah upaya dan ikhtiar dari Kementerian Agama dalam rangka menjaga dan merawat serta memelihara kerukunan hidup antar umat beragama," ungkap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga mengapresiasi Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan menjadi salah satu contoh Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Saya berharap dengan adanya Kampung Moderasi beragama di Kelurahan Tarempa, dapat menjadi barometer bagi kampung lain yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas," harap Wan Zuhendra.(Johanda)

















































