- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
Kadiv Humas Polri: Senjata Peneror Mabes Polri Sejenis Air Gun Kaliber 4,5 MM

Keterangan Gambar : Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono (tengah), dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/4/2021). (insert) Senjata yang digunakan pelaku teror bernama Zakiah Aini di Mabes Polri, jenis Airgun berkaliber 4,5 MM.
KORANBATAM.COM - Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Inspektur Jenderal (Irjen) Argo Yuwono, memastikan bahwa jenis senjata yang digunakan pelaku teror bernama Zakiah Aini di Markas Besar (Mabes) Polri, pada Rabu sore (31/3/2021) lalu, adalah merupakan jenis Airgun berkaliber 4,5 MM.
Hal itu dipastikan setelah melakukan pendalaman dan pengecekan dari uji Laboratorium Forensik (Labfor) atas sejumlah barang bukti (BB) yang ditemukan dari jasad pelaku teror tersebut.
“Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku, adalah jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5mm,” kata Argo dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/4/2021).
Disisi lain, Argo juga menyatakan bahwa, aparat kepolisian sampai saat ini masih terus melakukan penyelidikan soal asal-usul senjata Air Gun tersebut bisa didapatkan oleh pelaku. Apalagi, saat ini pelaku telah meninggal dunia karena aksi terornya tersebut. Sehingga, diperlukan pendalaman untuk mengetahui darimana senjata itu diperoleh.
“Asal senjata masih kami selidiki. Karena yang bersangkutan sudah meninggal,” ujar Argo.
Diketahui, senjata Airgun ini menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru. Co2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata.
Airgun sendiri adalah salah satu jenis senjata angin. Mekanisme yang digunakan untuk menembak dengan memanfaatkan tekanan angin. Hal yang sama bisa ditemukan pada senapan angin atau Airsoft Gun.
Tetapi, dalam hal perbedaannya, yaitu untuk airgun angin yang digunakan adalah karbon dioksida atau CO2. Peluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri yang terbuat dari logam.
Beda dari airsoft gun yang menggunakan peluru dari plastik yang lebih ringan. Dengan begitu, airgun lebih memiliki kekuatan dan lebih berbahaya ketimbang airsoft gun. Jika ditembak dari jarak dekat, airgun bisa melukai atau bahkan mematikan orang.
Sumber: Bidhumas Polda Kepri


















































