- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Kabar Baik, Wali Kota Batam Sebut Banyak Investor akan Tanamkan Modalnya di Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih lengan panjang), lakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki Musala Al-Ba
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam. Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.
“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” kata Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Batam, Senin (26/4/2021) malam.
Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba'ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.
Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.
Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.
“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.
Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam.
Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan. Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.
“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.
Ia berharap, pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.
“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp5 juta hingga Rp10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” ujarnya.

















































