- Sertifikat Lama Tak Berlaku Lagi, SMSI Kepri Wajibkan Anggota Daftar Ulang
- Dasboard SILINA MANJA Pemkab Anambas Resmi Diluncurkan, Kinerja Organsasi Semakin Terarah dan Terukur
- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
Kabar Baik, Wali Kota Batam Sebut Banyak Investor akan Tanamkan Modalnya di Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih lengan panjang), lakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki Musala Al-Ba
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam. Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.
“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” kata Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Batam, Senin (26/4/2021) malam.
Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba'ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.
Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.
Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.
“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.
Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam.
Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan. Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.
“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.
Ia berharap, pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.
“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp5 juta hingga Rp10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” ujarnya.





































.jpg)












