- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Kabar Baik, Wali Kota Batam Sebut Banyak Investor akan Tanamkan Modalnya di Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih lengan panjang), lakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki Musala Al-Ba
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan kabar baik, banyak investor yang bersiap-siap menanamkan modalnya di Batam. Keadaan ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian Batam. Syaratnya, Batam harus terlebih dahulu bebas Covid-19.
“Kita akan bangkit. Sudah banyak yang mau masuk (investor) ke sini,” kata Rudi saat Safari Ramadan di wilayah Sekupang, Batam, Senin (26/4/2021) malam.
Safari kali ini, Rudi menyambangi Masjid Baiturrahim, Perumahan Pondok Pelangi, Kelurahan Tiban Indah. Lalu, Musala Al-Ba'ith, Perumahan Puri Rabhayu, Kelurahan Patam Lestari.
Lanjut Rudi, karena syaratnya Batam bebas Covid-19. Maka dari itu, ia mengaku tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Mari kita perangi Covid ini. Terima kasih yang taat prokes, yang belum mari lakukan,” ajak dia.
Rudi kembali mengingatkan Batam tidak punya hasil bumi yang melimpah seperti daerah lain. Namun, sektor jasa merupakan harapan besar bagi daerah yang dekat dengan Singapura dan Malaysia ini.
“Maka dari itu kita berikan kenyamanan bagi mereka,” imbuhnya.
Mereka yang dimaksud Rudi yakni para investor, wisatawan dan siapapun yang mengunjungi Batam.
Tidak heran berbagai pembangunan kini dilakukan di Batam. Jalan-jalan kembali ditingkatkan. Estetika kota terus dikembangkan. Hingga pengembangan pelabuhan, bandara dan fasilitas kesehatan.
“Kita butuh investasi dan wisatawan. Kita butuh mereka stay lama di sini. Maka kita siapkan ini semua,” katanya.
Ia berharap, pandemi selesai Desember mendatang. Selanjutnya, ekonomi akan pulih kembali. Masuknya investasi dan wisatawan akan membuat ekonomi menggeliat.
“Bayangkan, satu wisatawan bawa uang Rp5 juta hingga Rp10 juta, maka banyak uang berputar di Batam. Makanya pembangunan digalakkan, tidak lain untuk kita semua,” ujarnya.


















































