- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Jalan Medan Berastagi Lumpuh, Sejumlah Warga Durin Simbelang Demo Polsek Pancur Batu

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Sejumlah warga Durin Simbelang, kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang adakan aksi demo di kantor Polsek Pancur Batu, Selasa 05/03/2024 pagi.
Informasi yang diperoleh dari wartawan dari Pancur Batu, aksi demo tersebut membuat jalan Medan Berastagi lumpuh total.
Akibat dari demo ini, akses jalan Medan - Berastagi via Pancur Batu macet total hingga 2 km. Saat ini pihak kepolisian mencoba mengalihkan ke jalan alternatif lewat belakang pajak Pancur Batu.
Sementara pagar pintu masuk Polsek Pancur Batu dijaga sejumlah aparat untuk mengamankan Polsek.
Salah seorang warga yang diwawancarari N. Ginting (54) mengatakan mereka demo karena merasa Polisi tidak adil dalam melakukan penangkapan.
"Warga demo karena Polisi pilih kasih dalam menangkap pelaku, anak kampung mereka ditangkap 5 orang, sementara pihak lawan tidak ada yang ditangkap," ujarnya.
Para pendemo yang terdiri kebanyakan ibu demo membawa sarung seperti biasa pakaian mereka kegiatan sehari-hari.
"Lepaskan masyarakat kami, mereka tidak bersalah, jangan permainkan hukum," ujar salah seorang ibu.
Saat di konfirmasi, Kapolsek Pancur Batu, AKP Hendra Gunawan Simatupang belum mengangkat telephone dan whatsapp wartaawan juga belum dibalas.
Demikian juga Kasi Humas Polrestabes Medan, yang dikonfirmasi media ini belum memberikan respon.
Upaya konfirmasi mendapat respon dari Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi.
"Kita sedang mendalami kasusnya, info sementara, 11 orang diamankan dari 2 Ormas yang sedang konflik," ucap Hadi.
Ia mengaku akan terus mendalami, dan akan memberikan info perkembangan lanjutan. (SP)/hm


















































